Kondisi tersebut menjadi perhatian bagi pemilik mobil. Air hujan memiliki tingkat keasaman yang relatif tinggi dan dapat bercampur dengan kotoran di jalan yang mengandung berbagai partikel maupun unsur kimia.
Jika dibiarkan menempel terlalu lama, campuran tersebut dapat meninggalkan noda, memicu pertumbuhan jamur pada cat dan kaca, hingga menyebabkan korosi pada bagian bodi yang mengalami lecet.
Agar kondisi kendaraan tetap prima selama musim pancaroba, Mitsubishi memberikan beberapa langkah perawatan yang dapat dilakukan. 1. Segera Cuci Mobil Setelah Terkena Air Hujan Langkah pertama yang disarankan adalah segera mencuci mobil setelah terkena air hujan. Pembilasan dapat dilakukan menggunakan air bersih dan busa untuk membersihkan seluruh bagian eksterior, mulai dari bodi, kaca, hingga lengkungan roda. Baca Juga:
Cara Menggunakan Adaptive Cruise Control di Mobil Mitsubishi
Pembersihan ini bertujuan menghilangkan sisa air hujan dan kotoran yang menempel agar tidak bereaksi dengan permukaan cat kendaraan. Air bersih yang digunakan juga sebaiknya berasal dari sumber yang tidak tercemar untuk meminimalkan risiko munculnya bercak maupun jamur pada bodi dan kaca. 2. Simpan Mobil di Garasi Memarkir kendaraan di dalam garasi menjadi langkah berikutnya yang dapat membantu menjaga kondisi cat mobil. Selain terhindar dari guyuran hujan, kendaraan juga terlindung dari embun malam yang dapat meningkatkan kelembapan pada permukaan bodi.
Penggunaan cover mobil saat kondisi kendaraan masih lembap juga tidak disarankan karena dapat memicu tumbuhnya jamur pada lapisan cat. 3. Pastikan Wiper dan Air Washer Selalu Siap Digunakan Saat hujan turun, kondisi wiper menjadi komponen penting yang mendukung visibilitas pengemudi. Selain memastikan karet wiper masih berfungsi dengan baik, pemilik kendaraan juga perlu memeriksa ketersediaan cairan pada tabung reservoir.
Penggunaan air washer genuine tanpa mencampurkan bahan lain juga dianjurkan untuk mengurangi risiko korosi maupun kerusakan pada motor washer. 4. Gunakan Perawatan Khusus untuk Melindungi Cat Mobil Pemilik kendaraan juga dapat melakukan perawatan tambahan melalui salon mobil maupun bengkel resmi Mitsubishi Motors. Baca Juga:
Uni Eropa Wajibkan Mobil Baru Pakai Kamera Pemantau Mata Pengemudi
Salah satu produk yang tersedia adalah Water Repellent, yaitu cairan perawatan bodi dan kaca yang membantu melindungi permukaan kendaraan setelah proses pencucian.
Produk ini diaplikasikan dengan cara disemprotkan pada bodi dan kaca yang telah kering, kemudian dipoles menggunakan kain microfiber. Lapisan tersebut menghasilkan efek daun talas yang membuat air lebih mudah mengalir dari permukaan kendaraan sekaligus membantu mengurangi risiko munculnya jamur pada cat maupun kaca.
Untuk hasil optimal, penggunaan Water Repellent disarankan dilakukan setiap satu bulan sekali. 5. Manfaatkan Layanan Bodi dan Cat Resmi Mitsubishi Apabila kondisi cat kendaraan sudah kusam atau memudar, pemilik kendaraan dapat memanfaatkan layanan Bodi dan Cat resmi Mitsubishi Motors. Saat ini merek otomotif asal Jepang itu memiliki 20 fasilitas Bodi dan Cat resmi yang tersebar di berbagai kota di Indonesia untuk melakukan perbaikan sesuai standar pabrikan. 6. Bersihkan dan Keringkan Kabin Musim hujan juga meningkatkan kelembapan di dalam kabin akibat air yang terbawa oleh pengemudi maupun penumpang.
Jika tidak segera dibersihkan, kondisi tersebut dapat memunculkan bau apek hingga jamur pada berbagai bagian interior, termasuk area yang sulit terlihat seperti sela gagang pintu maupun sandaran kursi.
Pembersihan kabin dapat dilakukan menggunakan kain microfiber dengan cairan khusus, kemudian dilanjutkan menggunakan vacuum cleaner untuk memastikan interior benar-benar kering. Membuka seluruh pintu mobil beberapa menit setelah proses pembersihan juga membantu mengurangi kelembapan di dalam kabin. 7. Jangan Abaikan Kebersihan Kolong Mobil Bagian kolong kendaraan menjadi area yang sering terkena cipratan air hujan bercampur lumpur, minyak, dan berbagai kotoran dari jalan. Apabila tidak segera dibersihkan, endapan tersebut berpotensi mempercepat proses korosi pada komponen logam di bawah kendaraan.
Karena itu, saat mencuci mobil, bagian kolong juga sebaiknya disemprot menggunakan air bertekanan tinggi. Jika tidak memiliki peralatan tersebut, pemilik kendaraan dapat memanfaatkan jasa pencucian mobil yang menyediakan fasilitas pembersihan kolong.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)






Komentar (0)