Sahroni Desak Pelaku Dugaan Pencabulan Murid SD Tanjung Balai Diproses Tanpa RJ

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni merespons soal kasus dugaan pencabulan yang dilakukan seorang pria berinisial A terhadap anak di bawah umur di Tanjung Balai, Sumatera Utara. Ia menilai hal tersebut mencoreng wajah pendidikan Indonesia.

"Ini perbuatan yang sangat kejam dan mencoreng rasa kemanusiaan dan wajah pendidikan di Indonesia," kata Sahroni kepada wartawan, Jumat (24/7).

Sahroni meminta kepada aparat penegak hukum agar pelaku dijerat hukum tanpa restorative justice.

"Saya minta penegak hukum proses ini sampai penjara tanpa ada restorative justice," ujarnya.

Lebih jauh, Sahroni juga meminta kepada pemerintah agar lebih perhatian kepada anak-anak dalam kondisi rentan.

"Ke depannya, kita juga harus lebih aware terhadap nasib anak-anak dalam kondisi rentan, seperti anak jalanan dan yatim-piatu," pungkasnya.

Polres Tanjung Balai menetapkan seorang pria berinisial A sebagai tersangka kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur di Tanjung Balai, Sumatera Utara.

Kasus ini sempat viral di media sosial, warga mengamuk menggerebek rumah tersangka A dan istrinya yang merupakan seorang Guru SD di daerah itu pada Rabu (23/7) malam.

"Sudah, sudah. Statusnya sekarang tersangka," kata Kasatreskrim Polres Tanjung Balai Iptu Benjamin Silaban kepada kumparan, Kamis (23/7).


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kena Ghosting MUA dan Hair Stylist Jelang Manggung, Ghea Indrawari Akhirnya Berdandan Sendiri
• 1 jam lalu
0
thumb
Selundupkan Kokain ke Bali, WN Kolombia Divonis 11 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar
• 20 jam lalu
0
thumb
Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba Jadi Solusi Praktis ala SIVIA, Agatha Pricilla dan Ify Alyssa
• 8 jam lalu
0
thumb
Hotman Paris Mundur sebagai Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Akui Kondisi Kesehatan Jadi Alasan Utama
• 1 jam lalu
0
thumb
Kemlu Pastikan 535.897 WNI di Kawasan Konflik AS-Iran Aman
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.