Saudi Rilis Aplikasi Hudhud, Jamaah tak Perlu Lagi Takut Nyasar di Makkah

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,MAKKAH — Inovasi digital dengan cepat membentuk kembali sektor layanan haji dan umrah Arab Saudi. Aplikasi Hudhud yang dirilis Saudi menjadi salah satu yang terdepan. Dengan banyaknya jamaah umrah sepanjang tahun, aplikasi ini menavigasi jaringan lorong dan lalu lintas Makkah yang kompleks dapat menjadi sulit bagi mereka yang tidak terbiasa dengan kota ini.

Di sinilah Hudhud berperan untuk membantu dan memandu jamaah dan pengunjung ke situs-situs keagamaan, bersejarah, dan wisata Makkah melalui peta digital terperinci dan sistem navigasi canggih.

Baca Juga
  • Menembus Pasar Global: Mengawinkan Pangsa Pasar Syariah dengan Tren ESG
  • 25 Warung Kopi Pangku di Depok Dibongkar Satpol PP
  • Menteri Investasi dan Hilirisasi Puji Pelayanan Bea Cukai Morowali untuk Dukung Hilirisasi Nikel

Hudhud, yang beroperasi dalam berbagai bahasa, memanfaatkan teknologi pemetaan modern untuk memberikan data lokasi yang akurat dan merencanakan rute optimal ke tujuan yang diinginkan.

Jamaah haji dari berbagai negara melaksanakan Tawaf Wada mengelilingi Kabah, Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Selasa (9/6/2026). Pelaksanaan tawaf perpisahan tersebut menjadi penutup seluruh rangkaian ibadah haji sebelum para jamaah meninggalkan Makkah menuju ke negara asal. - (ANTARA FOTO/Citro Atmoko)

Saad Al-Joudi, seorang spesialis dalam urusan haji dan umrah, mengatakan bahwa aplikasi pemetaan dan navigasi buatan dalam negeri kini menjadi elemen inti dari ekosistem layanan jamaah.“Hudhud mewakili model teknologi Saudi yang dapat menambah nilai nyata pada pengalaman Umrah,” katanya, dikutip dari laman Arab News, Jumat (24/7)

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Perannya tidak terbatas pada mengarahkan pengguna ke tujuan mereka. Aplikasi ini juga membantu mereka menemukan tempat-tempat yang mungkin belum mereka ketahui, situs bersejarah, landmark keagamaan, atau layanan yang mereka butuhkan di sepanjang perjalanan,”kata dia.

Al-Joudi mengatakan, transformasi digital Kerajaan Arab Saudi kini terlihat dalam pengalaman sehari-hari jamaah. Pemetaan nasional yang andal meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh karena para pelancong semakin banyak merencanakan dan menavigasi sepenuhnya melalui ponsel pintar.

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polisi Pastikan Pelat Alphard yang Sopirnya Cekcok dengan Satpam Bundaran HI Palsu
• 2 jam lalu
0
thumb
Bongkar Fakta Baru, Pramono Minta Satpam Kasus Alphard Terobos Lampu Merah Tidak Dipecat
• 2 jam lalu
0
thumb
Leher Hitam Bikin Nggak Pede? Ini 3 Tips Mengatasinya
• 32 menit lalu
0
thumb
Begini Kronologi Perselisihan Satpam dengan Sopir Alphard di Bundaran HI
• 1 jam lalu
0
thumb
Polda Riau Bongkar Gudang Narkoba di Pekanbaru, 48 Ribu Ekstasi Disita
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.