Polda Riau Bongkar Gudang Narkoba di Pekanbaru, 48 Ribu Ekstasi Disita

detik.com
7 jam lalu
Cover Berita
Pekanbaru -

Direktorat Narkoba Polda Riau menggerebek sebuah kontrakan yang dijadikan sebagai gudang narkoba di Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Puluhan ribu ekstasi siap edar dan sejumlah narkotika lainnya disita dari lokasi tersebut.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menangkap kurir berinisial YY (42). Polisi kemudian melakukan pengembangan hingga akhirnya menemukan lokasi yang menjadi gudang narkotika di Jalan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira, mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya gudang narkoba di kontrakan tersebut.

"Tim gabungan melakukan penyelidikan dan menemukan sebuah rumah kontrakan yang diduga dijadikan gudang penyimpanan narkotika. Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan tersangka beserta sejumlah barang bukti narkotika," kata Kombes Putu dalam keterangannya, Jumat (25/7/2026).

Tim opsnal kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka YY. Polisi kemudian menggeledah rumah kontrakan tersanga dan menemukan barang bukti narkotika.

Baca juga: Komjen Chrysnanda: Green Policing Polda Riau Bukti Polri Penjaga Peradaban

Polda Riau membogkar gudang ekstasi di Pekanbaru dan menangkap seorang kurir. Foto: dok. Istimewa

"Berdasarkan pengakuan tersangka, petugas kemudian melakukan penggeledahan di rumah kontrakan lain yang juga digunakan untuk menyimpan narkotika," imbuhnya.

Dari dua lokasi tersebut, petugas menyita empat bungkus sabu dengan berat kotor empat kilogram, 48.411 butir pil ekstasi, 21 bungkus serbuk dan pecahan ekstasi dengan berat kotor sekitar 535 gram, 322 cartridge yang mengandung etomidate, serta 729 butir Happy Five.

Berdasarkan hasil interogasi, YY berperan untuk menjemput, menyimpan, mendistribusikan, serta mengantarkan barang haram tersebut sesuai perintah dari bosnya.

"Dari pengakuan YY, ia sudah lebih dari setahun menjadi kurir narkoba. Hasil kejahatannya dibelikan mobil dan motor," lanjutnya.

Saat ini petugas masih memburu pihak yang diduga mengendalikan peredaran narkotika tersebut, serta mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan yang terlibat.

Selain itu, petugas juga akan menerapkan tindak pidana pencucian uang (TPPU) guna menelusuri dan menyita aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana narkotika.

Tersangka beserta seluruh barang bukti kini diamankan di Mapolda Riau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Baca juga: Green Policing Polda Riau Bakal Jadi Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan




(mea/whn)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sarwendah Kecewa Dapat Aset Rumah Berutang, Kubu Ruben Onsu: Dia Sendiri yang Mengatur!
• 21 jam lalu
0
thumb
KBRI Kuala Lumpur Fasilitasi Pemulangan 198 Pekerja Migran Indonesia dari Malaysia
• 3 jam lalu
0
thumb
Piala AFF 2026 Resmi Dimula Hari Ini! Cuma Timnas Indonesia yang Belum Umumkan Daftar Pemain, Ternyata Ini Penyebabnya
• 15 jam lalu
0
thumb
Harga CPO Sentuh Level Tertinggi 15 Pekan
• 47 menit lalu
0
thumb
Iran Tolak Proposal Gencatan Senjata dari AS, Ogah Kompromi Soal Selat Hormuz
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.