Terkini, Makassar – Akademisi UIN Alauddin Makassar, Dr. Nasrullah, S.I.P., M.I.P., menegaskan pentingnya kecakapan mengelola informasi sebagai bekal utama menghadapi derasnya arus informasi di era digital.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi bagi Pustakawan, Guru, dan Pegiat Literasi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Kendari Sulawesi Tenggara melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari, 21-23 Juli 2026 di Aula Kantor Dispepusip.
Dalam pemaparannya, Dr. Nasrullah menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk berbagi pengetahuan dalam kegiatan tersebut.
Penyerahan Piagam pengharhaan usai menjadi narasumber pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi bagi Pustakawan, Guru, dan Pegiat Literasi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota KendariMenurutnya, Bimtek Literasi Informasi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas masyarakat agar mampu menghadapi tantangan informasi di era digital.
“Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan kepada kami untuk menjadi narasumber pada kegiatan Bimbingan Teknis Literasi Informasi,” ujar Dr. Nasrullah kepada terkini.id.
Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi telah membuat informasi begitu mudah diakses. Namun, derasnya arus informasi tidak selalu diiringi dengan kualitas dan kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, masyarakat dituntut memiliki kemampuan untuk mencari, mengevaluasi, memanfaatkan, serta menyebarluaskan informasi secara tepat dan bertanggung jawab.
Foto bersama Walikota, Ketua TP PKK Kota Kendari dan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari saat pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi bagi Pustakawan, Guru, dan Pegiat Literasi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari, Selasa 21 Juli 2026“Kecakapan dalam mengelola informasi menjadi kompetensi yang sangat penting dimiliki karena derasnya arus informasi tidak selalu diikuti dengan kualitas dan kebenarannya. Oleh karena itu, kemampuan mencari, mengevaluasi, memanfaatkan, dan menyebarkan informasi secara bijak menjadi bekal utama bagi setiap individu,” jelasnya.
Ulla juga mengapresiasi antusiasme para peserta yang terdiri atas pustakawan, guru, dan pegiat literasi. Menurutnya, semangat belajar yang ditunjukkan peserta menjadi modal penting dalam memperkuat budaya literasi informasi di lingkungan masyarakat.
Ia berharap ilmu yang diperoleh selama Bimtek tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata, tetapi dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga peserta mampu menjadi agen literasi yang mendorong masyarakat lebih cerdas dalam menyikapi informasi.
“Kami mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini. Semoga materi yang telah disampaikan dapat diterapkan dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari, sehingga peserta mampu menjadi agen literasi informasi di lingkungan masing-masing,” katanya.
Lebih lanjut, pria kelahiran Wajo ini berharap kegiatan Bimtek Literasi Informasi dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kritis, cerdas, dan bertanggung jawab dalam menghadapi berbagai tantangan informasi di ruang digital.
“Harapan kami, kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai upaya bersama dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi berbagai tantangan informasi di era digital,” tutupnya.





Komentar (0)