Ini Alasan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Berhadiah Tangkap Pelaku Kejahatan

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita
Ini Alasan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Berhadiah Tangkap Pelaku KejahatanNasional | inews | Jum'at, 24 Juli 2026 - 11:37Dengarkan Berita

BANDUNG, iNews.id – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengungkap alasan di balik kebijakan sayembara berhadiah bagi warga yang berhasil menangkap pelaku begal. Menurutnya, langkah tersebut bertujuan membangkitkan kembali semangat masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan melalui ronda malam dan sistem keamanan lingkungan (siskamling).

Dedi mengatakan, hadiah sebesar Rp5 juta hingga Rp50 juta disiapkan bagi warga yang berhasil menangkap pelaku begal dalam keadaan hidup. Dia menegaskan, dana hadiah tersebut berasal dari uang pribadinya, bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Tradisi bangsa kita itu tradisi hadiah, di sekolah kalau ada ranking pertamanya diumumi belajarnya suka rajin. Kemudian daerah kalau dilombain suka rajin. Logikanya sederhana, misalnya maling motor digebuki sampai mati, kalau ada sayembara dari saya, eh tidak usah digebuki sampai mati lumayan ada Rp10 juta, sudah diaterin. Itu kan secara psikologi akan memengaruhi," kata Dedi saat ditanya wartawan alasan sering menggunakan konsep sayembara.     

Baca Juga:KPK Kembali Periksa Mantan Dirjen PHU Hilman Latief terkait Kasus Kuota Haji

Menurutnya, masyarakat perlu terus didorong agar lebih peduli terhadap keamanan di lingkungan masing-masing. Ia menilai budaya gotong royong melalui ronda malam dan siskamling harus kembali dihidupkan sebagai langkah pencegahan terhadap maraknya aksi kriminalitas, termasuk begal.

Meski memberikan hadiah, Dedi mengingatkan masyarakat agar tidak bertindak di luar hukum. Warga yang berhasil menangkap pelaku harus segera menyerahkannya kepada polisi dalam keadaan selamat dan tanpa mengalami luka serius.

Dia berharap kebijakan tersebut dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk lebih aktif menjaga keamanan lingkungan sekaligus membantu menekan angka kriminalitas di Jawa Barat.

"Dibuat untuk memicu orang, misalnya ronda, ya sudah deh meronda saja nanti kan kalau ada maling ayam lumayan. Nah yang seperti itu kan harus dipacu warga kita. Warga kita kan belum seperti di negara maju lainnya," ucapnya.

#jabar

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kejagung Ungkap Sudah Hampir Dua Pekan Pelajari Kasus Febrie yang Dilimpahkan Kortas Tipidkor
• 2 jam lalu
0
thumb
Dilantik Jadi Jampidus, Kuntadi Dapat Pesan Khusus dari Jaksa Agung Soal Febrie, Ini Isinya
• 47 menit lalu
0
thumb
Demo Mahasiswa Berlanjut Jumat Siang Ini, 687 Personel Polisi Bersiaga di Empat Titik Jakarta
• 5 jam lalu
0
thumb
Mayoritas Konsumen di Indonesia Rela Bayar Lebih demi Produk Berkelanjutan
• 4 jam lalu
0
thumb
Atlet Golf Jesslyn Wijaya Berada di Bangkok Bersama Ibu dan Tante Usai Diduga Diculik
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.