tvOnenews.com - Pihak Sarwendah meminta berbagai narasi negatif yang berkembang di ruang publik segera dihentikan. Kuasa hukum menilai framing yang terus diarahkan kepada kliennya bukan hanya berdampak pada Sarwendah, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis anak-anak di tengah sengketa hak asuh.
Kuasa hukum Sarwendah menyampaikan pernyataan tersebut saat ditemui awak media usai sidang mediasi gugatan hak asuh anak yang diajukan Ruben Onsu terhadap Sarwendah pada Selasa, 22 Juli 2026. Mereka menyoroti berbagai isu yang belakangan ramai diperbincangkan mengenai kliennya.
Menurut kuasa hukum, sejumlah narasi yang beredar mulai dari tudingan menjauhkan anak dari Ruben Onsu, dugaan eksploitasi anak, menghilangkan peran ayah, hingga polemik kepindahan Sarwendah dari rumah yang menjadi objek harta bersama dinilai terus menggiring opini publik.
Chris Sam Siwu selaku kuasa hukum Sarwendah mengingatkan bahwa dampak dari narasi tersebut tidak hanya dirasakan kliennya. Ia menilai anak-anak secara naluriah akan membela ibu mereka apabila melihat sang ibu terus disudutkan dan dibuat menangis.
"Dan gini kawan-kawan ya, perlu dipahami juga, mungkin ini buat masukan juga kepada kuasa hukum RO, bahwa semakin ibunya anak-anak ini terus dipojokkan, disakiti, kita sebagai seorang anak pasti akan membela mati-matian ibu kita ya," ucap Chris Sam Siwu selaku kuasa hukum Sarwendah dalam tayangan Intens Investigasi, Selasa (22/7/2026).
Chris Sam Siwu juga mengingatkan agar pihak-pihak tertentu berhati-hati dalam menyampaikan narasi yang belum tentu benar. Menurutnya, apabila anak-anak terus melihat ibunya menjadi sasaran framing negatif, hal tersebut dapat memengaruhi cara pandang mereka terhadap pihak yang dianggap memojokkan Sarwendah.
"Jadi hati-hati juga kalau nanti terus-terusan diframing, dibalikkan, diputarbalikkan suatu yang enggak benar yang membuat klien kami terus menangis dan anak-anaknya melihat, anak-anaknya juga makin tidak sayang nanti dengan orang yang memojokkan klien kami," ujar Chris Sam Siwu.
Ia menegaskan tidak menyebut nama pihak tertentu. Namun, menurutnya, anak-anak akan secara alami membela sosok ibu apabila mengetahui siapa yang terus memberikan tekanan kepada Sarwendah.





Komentar (0)