Puluhan DC Rusak Rumah Warga Bantul, Tuding Lindungi Mobil Toyota Rush yang Akan Ditarik

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Video viral adanya dugaan aksi perusakan rumah warga oleh puluhan debt collector (DC) beredar luas di media sosial.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Dusun Jeblog RT 03, Kalurahan Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rumah milik seorang warga mengalami kerusakan setelah diduga menjadi sasaran aksi sekelompok orang yang berkaitan dengan persoalan tunggakan kredit mobil.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden berlangsung sejak Selasa malam, 21 Juli 2026 hingga Rabu dini hari, 22 Juli 2026.

BACA JUGA:Viral Mobil Rental Dicegat Debt Collector di Semarang, Keluarga Wisudawan Alami Momen Mencekam

Berawal dari Proses Penarikan Mobil

Menurut keterangan saksi korban, Yusuf Wahyudi (37), peristiwa bermula ketika sekelompok orang yang diduga merupakan debt collector mendatangi rumah kakak perempuannya di wilayah Gamping untuk melakukan penarikan satu unit Toyota Rush.

Saat proses tersebut berlangsung, kakak Yusuf menghubunginya agar datang ke lokasi.

Keluarga mengaku telah membayar uang muka sebesar Rp50 juta serta mencicil kendaraan tersebut sebanyak 15 kali.

Mereka juga berencana menyelesaikan persoalan administrasi kredit pada keesokan harinya.

Untuk menghindari penarikan kendaraan saat itu, mobil tersebut sementara dipindahkan oleh kerabat ke kawasan Godean.

BACA JUGA:OJK Jatuhkan Denda Rp875 Juta Imbas Debt Collector Kerjai Damkar, Indosaku Buka Suara

Negosiasi Berlanjut di Rumah Yusuf

Setelah proses negosiasi di Gamping selesai, Yusuf kembali ke rumahnya di Dusun Jeblog. Namun, sekitar waktu Magrib, lima orang yang diduga debt collector kembali mendatangi kediamannya.

Dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa kredit kendaraan tersebut telah mengalami tunggakan selama sekitar delapan bulan. Yusuf bersama beberapa rekannya berupaya menyelesaikan persoalan melalui jalur musyawarah.

Sekitar pukul 22.30 WIB, suasana yang semula kondusif berubah tegang. Yusuf mengaku salah seorang yang diduga debt collector melontarkan tuduhan bahwa dirinya menyembunyikan kendaraan yang hendak ditarik.

Ia juga mengaku mendapat ancaman dari orang tersebut yang disebut membawa senjata tajam jenis celurit. Yusuf kemudian memilih masuk ke dalam rumah untuk menghindari konfrontasi.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Petrosea (PTRO) Garap Tambang Anak Usaha SINI, Nilai Kontrak Rp9,3 Triliun
• 4 jam lalu
0
thumb
Joao Angelo Bantah Tahu Isu Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun untuk Kopdes Merah Putih
• 10 jam lalu
0
thumb
Lowongan Kerja Bappeda DKI Jakarta 2026 Dibuka, Simak Posisi dan Kualifikasinya
• 3 jam lalu
0
thumb
Respons Tak Biasa John Herdman Atas Persaingan Pemain Naturalisasi di Piala AFF, Kamboja dan Vietnam Debutkan Sosok Baru
• 10 jam lalu
0
thumb
Ketua DPRD Bone Dilaporkan Staf ke Polisi karena Diduga Lemparkan Kue-Sambal
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.