Kasat Narkoba Polres Gowa Tindaki Anggotanya yang Terlibat Penganiayaan Warga Sipil

terkini.id
8 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar – Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) Polresta Gowa, Kompol Ismail, S.H., M.H., memberikan klarifikasi terkait dugaan insiden yang melibatkan anggotanya sebagaimana menjadi sorotan publik dan mendapat perhatian dari Front Aktivis Kerakyatan (FAKTA) Sulawesi Selatan, 23 Juli 26.

Saat dikonfirmasi media, Kompol Ismail menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengabaikan setiap laporan maupun pengaduan masyarakat yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota kepolisian.

“Kami akan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait insiden tersebut. Apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh anggota, tentu akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku,” tegas Kompol Ismail.

Ia menambahkan bahwa meskipun kedua belah pihak telah menempuh upaya perdamaian, proses penindakan terhadap dugaan pelanggaran anggota tetap akan berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

Menurutnya, penyelesaian secara kekeluargaan tidak serta-merta menghapus kewajiban institusi Polri untuk melakukan pembinaan, pengawasan, maupun penegakan disiplin dan kode etik terhadap anggotanya apabila ditemukan adanya pelanggaran.

“Sebagai aparat penegak hukum, kami menjunjung tinggi prinsip keadilan, profesionalitas, dan akuntabilitas.

Karena itu, apabila terdapat pelanggaran yang dilakukan anggota, proses penindakan internal tetap akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku, terlepas dari adanya perdamaian antara para pihak,” ujar Kompol Ismail.

Menurutnya, setiap informasi maupun laporan yang diterima akan diproses secara profesional, objektif, dan berdasarkan fakta hasil pemeriksaan. Ia menegaskan tidak ada toleransi terhadap anggota yang terbukti melanggar aturan maupun kode etik profesi Polri.

Kompol Ismail juga mengajak masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada institusi Polri melakukan proses klarifikasi dan pemeriksaan secara menyeluruh agar setiap persoalan dapat diselesaikan berdasarkan fakta, alat bukti, serta ketentuan hukum yang berlaku.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas beredarnya selebaran aksi Front Aktivis Kerakyatan (FAKTA) Sulawesi Selatan yang berisi tuntutan agar Sipropam dan Siwas Polresta Gowa mengusut dugaan tindakan kekerasan yang diduga dilakukan dua oknum anggota Satresnarkoba Polresta Gowa terhadap seorang warga sipil. Dalam selebaran itu, FAKTA Sulsel juga mendesak evaluasi terhadap pimpinan Satresnarkoba Polresta Gowa apabila ditemukan adanya kelalaian dalam pengawasan terhadap anggota.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, Kasat Resnarkoba Polresta Gowa menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap laporan masyarakat diproses secara profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak yang berkaitan dengan pemberitaan ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
IHSG Dibuka di Zona Merah, Anjlok 1,37 Persen
• 7 jam lalu
0
thumb
Sekolah Rakyat Permanen Segera Dibangun di Poltekpar NHI Bandung, Kolaborasi Kemensos dan Kemenpar
• 8 jam lalu
0
thumb
Dude Herlino Datangi Mabes Polri, Kembalikan Uang Jasa Brand Ambassador PT DSI Rp5,2 Miliar
• 21 jam lalu
0
thumb
Kejagung: Jangan Ada Bias Lagi soal Febrie Jadi Saksi
• 4 jam lalu
0
thumb
Seusai Meraih Gelar Magister Hukum, Mikael Saragih: Tantangan Terbesar Indonesia Bukan Lagi Kekurangan Undang-Undang
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.