JAKARTA, DISWAY.ID – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto meminta perguruan tinggi memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan riset di bidang energi.
Hal itu disampaikan Brian usai pertemuan dengan Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
“Tadi kita diskusi banyak tentang koperasi, kemudian juga hal-hal lainnya bagaimana kampus harus didorong, harus disiapkan terkait dengan kemungkinan gejolak global. Harga energi ini ternyata bisa terjadi,” kata Brian.
BACA JUGA: 4 Ruas Tol Ini Bisa Jadi Landasan Pesawat Tempur TNI AU
Prabowo meminta pemerintah memastikan kesiapan SDM dan riset nasional untuk mendukung pengembangan bahan bakar nabati, mulai dari B50, B60 hingga etanol.
“Tadi kita juga diminta memastikan SDM-SDM kita, riset-riset kita untuk B50, B60, dan selanjutnya kita diminta mendukung secara penuh ESDM, termasuk juga etanol sehingga ketahanan energi ini sangat krusial,” ujarnya.
Selain ketahanan energi, pertemuan juga membahas penguatan koperasi sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional.
Terkait Universitas Republik Indonesia (URI), Brian menegaskan pembahasannya tidak menjadi agenda dalam pertemuan tersebut.
BACA JUGA:Apindo Soroti Rencana Motor Listrik Nasional, Ini Dampaknya bagi Perekonomian
“URI tadi enggak dibahas,” katanya.
Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kemandirian energi nasional di tengah ketidakpastian global.
Perguruan tinggi diharapkan berperan aktif dalam riset dan pengembangan teknologi energi terbarukan.






Komentar (0)