Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin memastikan seluruh kader partainya akan melaksanakan seluruh perjuangan hingga amanah Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan para pendiri partai lainnya.
Hal tersebut disampaikan Cak Imin dalam acara Pelantikan Pimpinan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Masa Bakti 2026-2031 seluruh Indonesia di Taman Fatahillah, Kawasan Kota Tua, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026 malam.
Cak Imin mengakui bahwa Gus Dur meninggalkan warisan perjuangan bagi PKB, bahkan bangsa Indonesia. Maka itu, PKB bertekad untuk melanjutkan warisan perjuangan Gus Dur.
"Gus Dur mewariskan ini bukan tanpa persiapan. Gus Dur mewariskan ini dengan berbagai benturan sejarah konteksnya, sehingga hari ini kita bisa menyampaikan kepada beliau, Barisan PKB hari ini siap melaksanakan semua amanah dan perintah perjuangan Gus Dur," kata Cak Imin, dikutip Kamis, 23 Juli 2026.
Di sisi lain, Cak Imin merefleksikan usia PKB yang kini telah mencapai 28 tahun, berbarengan dengan usia reformasi di Indonesia.
Ia menegaskan bahwa PKB adalah barisan yang lahir dari cita-cita sejarah untuk menjawab kebutuhan bangsanya.
"Kita adalah barisan yang lahir dari cita-cita sejarah, yang lahir dan tumbuh dalam konteks waktu dan kebutuhan bangsanya," ujar Cak Imin.
Cak Imin mengingatkan kepada ribuan pengurus DPC yang hadir bahwa PKB didirikan oleh sosok-sosok yang ia sebut sebagai "orang-orang suci dan mulia".
Para pendiri tersebut, lanjutnya, sama sekali tidak memiliki tendensi untuk mementingkan diri sendiri.
"Tidak ada satu pun mereka mendeklarasikan dan membuat partai ini untuk dirinya, kelompoknya, keluarganya," tutur Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat ini.
Lebih lanjut, Cak Imin menjelaskan bahwa nilai-nilai pengabdian PKB untuk bangsa sudah tertanam secara eksplisit maupun implisit dalam praktik politik para pendahulu.
Meskipun PKB lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU) dan inisiasi para ulama, namun manfaat dan perjuangannya didedikasikan untuk seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali.
"Memang PKB ini lahir dan diabdikan untuk seluruh rakyat bangsa Indonesia. Dari NU untuk rakyat Indonesia. Dari Ulama tidak hanya untuk NU, tapi untuk seluruh masyarakat bangsa Indonesia," imbuhnya.





Komentar (0)