Grid.ID - Aktris senior Widyawati mengungkapkan kecintaannya terhadap kebaya yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya selama puluhan tahun. Baginya, kebaya bukan sekadar busana tradisional, tetapi juga menyimpan begitu banyak kenangan, termasuk memori indah bersama mendiang suaminya.
Saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat pada Rabu (22/7/2026) malam, Widyawati mengaku tidak pernah menghitung berapa jumlah koleksi kebaya yang dimilikinya. Ia hanya menyadari bahwa dirinya memang memiliki cukup banyak kebaya karena sudah terbiasa mengenakannya dalam berbagai kesempatan, terutama saat menghadiri acara pernikahan.
Kecintaan terhadap kebaya ternyata juga mendapat dukungan penuh dari sang suami semasa hidupnya. Widyawati mengenang bagaimana mendiang suaminya selalu memberikan pujian setiap kali dirinya mengenakan kebaya.
"Kalau tadi ditanya berapa banyak saya nggak tahu berapa bukan berarti banyak sekali tapi karena saya memang senang dengan kebaya saya terbiasa kalau ada acara pernikahan pasti saya menggunakan kebaya. Dulu suami paling senang kalau saya pakai kebaya gitu dia selalu bilang kalau saya pakai kebaya cantik," ujar Widyawati di kawasan Jakarta Pusat pada Rabu (22/7/2026) malam.
Di antara sekian banyak koleksi yang dimilikinya, ada satu kebaya yang memiliki kenangan paling spesial bagi dirinya. Kebaya tersebut adalah kebaya yang dikenakannya saat menikah pada tahun 1970 dan hingga kini masih tersimpan dengan baik.
"Ada satu kebaya yang sampai sekarang masih ada tapi udah nggak bisa saya pakai itu kebaya perkawinan saya jadi tahun 70 masih ada," kata Widyawati.
Meski usianya telah mencapai lebih dari lima dekade, kondisi kebaya tersebut masih cukup terawat. Bahkan Widyawati mengaku sempat terkejut ketika melihat warna kainnya yang masih tetap terlihat jelas.
Melihat kebaya itu tetap bertahan hingga sekarang membuat Widyawati merasa bangga. Ia berharap suatu hari nanti kebaya tersebut bisa diwariskan kepada cucunya sebagai bagian dari sejarah keluarga.
"Saya nggak tahu itu tiba-tiba lho kok masih ada warnanya hijau ya mudah-mudahan cucu saya bisa pakai tapi nggak tahu mau nggak modelnya," tuturnya.
Meski menyadari model kebaya tersebut sudah berbeda dengan tren masa kini, Widyawati tetap merasa bahagia karena berhasil menjaga salah satu benda paling berharga dalam perjalanan hidupnya.
"Tapi saya bangga saya masih bisa simpen itu paling tidak itu satu kenangan memori buat saya," ungkap Widyawati.
Selain mengoleksi kebaya, Widyawati juga mengaku senang berburu kebaya dan barang-barang bernuansa klasik di berbagai daerah. Salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah saat ia mengunjungi Kota Solo bersama cucunya.
Dalam perjalanan tersebut, keduanya menyempatkan diri berburu kebaya di pasar barang antik yang terkenal dengan koleksi busana lawas dan barang-barang unik.
"Saya pernah ngulik kebaya di Solo di pasar apa bukan Klewer Solo Triwindu itu sama cucu jadi cucu juga nyari gitu kan itu murah meriah sekali dan lucu-lucu sekali itu sampai kita borong karena macem-macem luar biasa," jelas Widyawati. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)