HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wacana besar kembali mengemuka dari kawasan Asia. Sejumlah media asing ramai memberitakan Jepang sedang menyiapkan ambisi baru. Indonesia disebut masuk daftar negara yang diajak menggelar Piala Dunia 2046.
Berbeda dengan edisi 2026 yang hanya melibatkan tiga negara. Jepang disebut ingin membangun kerja sama dengan lebih banyak mitra di Asia.
Dalam berbagai laporan, Jepang dikabarkan mengajak Korea Selatan dan China, serta empat negara Asia Tenggara, yakni Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Singapura, untuk bersama-sama mengajukan pencalonan kepada FIFA.
Bukan kali pertama isu ini beredar. Gagasan tersebut sebenarnya sudah muncul sejak tahun lalu. Saat itu, media Jepang Nikkei Asia lebih dulu menyoroti rencana tersebut, kemudian diikuti sejumlah media Korea Selatan seperti MK dan Chosun yang juga mengangkat informasi serupa.
Belakangan, pembahasan mengenai peluang tuan rumah bersama kembali menghangat. Media Thailand, Khaosod dan Pattaya Mail, ikut memberitakan kabar tersebut. Informasi serupa juga dimuat Kazinform dari Kazakhstan serta Tuoi Tre News asal Vietnam sehingga spekulasi mengenai proyek bersama ini kembali menjadi sorotan.
Laporan-laporan tersebut menyebut kesiapan infrastruktur menjadi salah satu faktor utama yang melatarbelakangi munculnya gagasan tersebut. Jaringan stadion di tujuh negara dinilai mampu mendukung kebutuhan penyelenggaraan turnamen sebesar Piala Dunia.
Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Singapura disebut telah memiliki stadion dengan kapasitas lebih dari 50 ribu penonton sehingga dianggap memenuhi salah satu syarat penting sebagai venue pertandingan.
Di sisi lain, Vietnam dikabarkan tidak termasuk dalam rencana kerja sama tersebut. Alasannya, negara itu dinilai belum memiliki stadion berkapasitas besar yang sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan ajang sekelas Piala Dunia.
Meski demikian, hingga kini belum ada pengumuman resmi dari FIFA maupun negara-negara yang disebut terlibat mengenai pengajuan pencalonan tersebut.
Menurut perkiraan sejumlah laporan, FIFA baru akan membuka proses bidding untuk penentuan tuan rumah Piala Dunia 2046 pada 2031, atau sekitar lima tahun dari sekarang. Dengan demikian, masih ada waktu panjang sebelum proses seleksi resmi dimulai.
Selain itu, format kompetisi Piala Dunia 2046 juga masih menjadi tanda tanya. Saat ini FIFA telah memperluas jumlah peserta menjadi 48 negara setelah sebelumnya diikuti 32 tim. Namun, hingga sekarang badan sepak bola dunia itu juga belum memastikan apakah jumlah peserta akan kembali berubah setelah Piala Dunia 2030.
Untuk saat ini, FIFA baru menetapkan negara penyelenggara Piala Dunia hingga edisi 2034. Karena itu, pembahasan mengenai tuan rumah Piala Dunia 2046 masih berada pada tahap spekulasi dan menunggu langkah resmi dari FIFA dalam beberapa tahun mendatang. (*)






Komentar (0)