Hari Anak Nasional Jadi Momentum Peluncuran Buku Pendamping Anak Pejuang Kanker

metrotvnews.com
59 menit lalu
Cover Berita

Jakarta: Sebuah buku cerita anak bertajuk Anak Jagoan dan Pasukan Kemo Rangers diluncurkan bertepatan dengan Hari Anak Nasional 2026 sebagai media pendamping psikososial bagi anak-anak yang sedang menjalani pengobatan kanker.

Buku yang diinisiasi oleh gerakan sosial Mulai Dari Kita itu dirancang untuk membantu anak memahami proses pengobatan melalui cerita yang sederhana, hangat, dan mudah dipahami.

Penggagas buku, Aninditha Anestya Bakrie, mengatakan proses penyembuhan anak tidak hanya bergantung pada penanganan medis, tetapi juga memerlukan dukungan emosional agar anak merasa lebih tenang saat menjalani terapi.

"Semoga setiap halaman pada buku ini dapat menghadirkan senyum, menumbuhkan keberanian, dan menjadi penyemangat bagi anak-anak serta keluarga yang mendampingi mereka. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya buku ini. Dan semoga usaha kecil ini dapat memberikan manfaat yang besar, menjadi pengingat bahwa harapan akan selalu ada, dan anak pejuang kanker adalah anak-anak hebat yang layak untuk terus bermimpi dan meraih masa depan yang indah," kata Aninditha Anestya Bakrie saat peluncuran buku di Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026.

Baca Juga :

Peringati Hari Anak Nasional, Pemkot Tangsel Pastikan Lingkungan Sekolah Ramah dan Aman
 
Buku yang ditulis oleh Ilham Fahmi tersebut menghadirkan tokoh Anak Jagoan, Super Sel, Pasukan Kemo Rangers, dan Kangkoro untuk menggambarkan proses pengobatan melalui pendekatan metafora. Cara ini diharapkan membantu anak memahami kondisi yang dialami tanpa memunculkan rasa takut.

Menurut Ilham, pendekatan cerita dipilih agar anak tetap dapat memahami penyakit yang dihadapi tanpa kehilangan dunia bermain dan imajinasi yang menjadi bagian penting dari masa kanak-kanak.


Peluncuran buku cerita anak bertajuk Anak Jagoan dan Pasukan Kemo Rangers di Jakarta. Dokumentasi/ istimewa.

Penyusunan buku juga melibatkan psikolog anak sehingga materi yang disampaikan dapat membantu anak mengenali emosi, mengurangi kecemasan terhadap tindakan medis, menghindari rasa menyalahkan diri sendiri, serta menumbuhkan rasa percaya diri selama menjalani pengobatan.

Psikolog anak Gisella Tani Pratiwi mengatakan cerita memiliki peran penting dalam membantu anak menghadapi proses pengobatan.

"Anak-anak memahami dunia melalui cerita. Ketika mereka dapat memahami apa yang sedang terjadi di dalam tubuhnya dengan cara yang aman dan sesuai dengan tahap perkembangannya, rasa takut akan berkurang dan mereka akan merasa memiliki kendali atas proses yang dijalani. Dukungan psikososial seperti ini merupakan bagian penting dari proses penyembuhan secara menyeluruh," jelasnya.

Peluncuran buku berlangsung di Studio tvOne, The Convergence Indonesia, Jakarta, pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan tersebut juga diisi dengan sesi mendongeng, diskusi bersama psikolog, tenaga kesehatan, organisasi pendamping anak pejuang kanker, serta insan media.

Selain menjadi media edukasi, buku ini juga diharapkan dapat memperluas akses pendampingan psikososial bagi anak-anak pejuang kanker. Hasil penjualan buku melalui program pre-order akan digunakan untuk membantu anak-anak pejuang kanker dari keluarga prasejahtera.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hasil Sidang Dokter Tifa: Hakim Terima Eksepsi Terdakwa, Surat Dakwaan Dinyatakan Batal
• 8 jam lalu
0
thumb
Ultimatum Kerabat-Sahabat, Sudaryono Minta Jangan Ada yang Jual Namanya di BGN
• 1 jam lalu
0
thumb
Ketika Guru Lelah: Menjinakkan Kejenuhan di Tengah Tugas Mulia
• 11 jam lalu
0
thumb
Sucofindo dan DSI Perkuat Verifikasi Ekspor Cegah Praktik Under Invoicing
• 2 jam lalu
0
thumb
16 Kepala Daerah Terjerat Korupsi, Semuanya Pernah Dikumpulkan Prabowo di Sentul
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.