Kementerian Pertahanan baru saja meneken kontrak dengan pabrikan asal Italia, Leonardo, untuk mengakuisisi pengadaan 12 Jet Tempur M-346 Block 20.
Jet-jet tempur ini akan tiba di Indonesia pada 2030 nanti. Kemhan menyebut, pengadaan teranyar ini akan meningkatkan kapasitas latihan serta tempur TNI AU dengan peralatan yang lebih modern.
"Program pengadaan M-346F Block 20, informasi yang telah dipublikasikan oleh para pihak dapat menjadi rujukan. Program tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan pelatihan pilot tingkat lanjut sekaligus kesiapan operasional TNI Angkatan Udara, seiring akan dioperasikannya berbagai alutsista berteknologi modern," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan (Karo Infohan) Brigjen TNI Rico Sirait, Kamis (23/7).
Dikutip dari situs resmi Leonardo, pesawat ini punya kemampuan multiperan. Seperti kemampuan serangan udara ke udara, serangan udara ke darat, anti gerilya (COIN), hingga pengintaian taktis.
Berikut spesifikasi lengkapnya:
Mesin Penggerak2 × turbofan Honeywell F124-GA-200 dengan daya dorong maksimum (SLS, ISA): 2 × 2.850 kgf (2 × 6.280 lb)
Kapasitas bahan bakar internal: 2.005 kg (4.420 lb)
Radar multi-mode Grifo-M346, dengan IFF Interrogator, Radar Warning Receiver (RWR), Missile Approach Warning (MAW)
Sistem komunikasi net-centric, termasuk Tactical Data Link
Kendali terbang digital (fly-by-wire)
Alternatif pelatihan dengan sensor dan senjata virtual (ETTS)
Dispenser chaff & flare
Bom berpemandu laser GBU-12/16 (500/1000 lb) Paveway II, GBU-38/32 (500/1000 lb) JDAM, GBU-49 (500 lb) Enhanced Paveway II GPS/LGB
Bom pintar Lizard 4 (500 lb) GPS/LGB, TEBER (250 lb) GPS/LGB, SPICE (250 lb) EO/GPS
Bom serbaguna MK.82FF (500 lb), Small Diameter Bomb (SDB), MK.82HD Snakeye / MK.83 (500/1000 lb) General Purpose Bomb
Peluncur roket
Rudal udara-ke-permukaan Brimstone
Pod meriam (Gun Pod)
FPR-14 AACMI Pod
Rudal udara-ke-udara jarak pendek (AIM-9L, IRIS-T), Rudal udara-ke-udara jarak menengah
Tiga tangki bahan bakar eksternal (masing-masing 630 liter)
Pod pengintaian (Recce Pod)
Pod penanda sasaran (Target Designator Pod)
Pod Electronic Countermeasures (ECMO)
Kecepatan maksimum di ketinggian rendah: 1.065 km/jam
Kecepatan batas: Mach 1,1 (1.060 km/jam)
Ketinggian operasional maksimum: 13.715 meter (45.000 kaki)
Waktu mencapai ketinggian 30.000 kaki: 2,5 menit
Faktor beban berkelanjutan di permukaan laut: 7,3 g
Laju belok berkelanjutan pada ketinggian 15.000 kaki 11,5 derajat per detik
Jangkauan ferry dengan cadangan bahan bakar 10%: Konfigurasi bersih (clean): 1.665 km (900 mil laut), Dengan tiga tangki eksternal: 2.220 km (1.200 mil laut)






Komentar (0)