Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini bertengger di zona merah. IHSG sempat menguat sepanjang perdagangan hari ini, namun kemudian melemah menjelang penutupan sore hari.
Berdasarkan data RTI, Kamis, 23 Juli 2026, IHSG sore turun 19,164 poin atau setara 0,30 persen ke posisi 6.315,311. IHSG sebelumnya sempat dibuka ke level 6.346. Sementara itu, IHSG juga berada di level terendah 6.306 dan tertinggi di posisi 6.454.
Adapun total volume saham yang telah diperdagangkan adalah 63,319 miliar senilai Rp23,941 triliun. Sedangkan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp11.085,692 triliun dengan frekuensi sebanyak 3.188.552 kali.
Sore ini, tercatat sebanyak 321 saham bergerak menguat. Sementara itu, sebanyak 299 saham melemah, dan 176 saham lainnya stagnan.
Baca Juga :
Rupiah Ditutup di Level Rp17.936/USD(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com) IHSG sempat diproyeksi bullish Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memprediksi IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi lanjut naik hingga level 6.700-6.850 middle term, jika IHSG kuat bertahan di atas support 6.300-6.330
"Tapi, hati-hati jika break kembali di bawah 6.300, potensi koreksi lagi ke 6.000-an. Diperkirakan support IHSG 6.250-6.300 dan resist IHSG 6.380-6.480," jelas Fanny dalam risetnya.
Adapun indeks-indeks saham Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Rabu, 22 Juli 2026. Lonjakan harga minyak akibat memanasnya konflik di Timur Tengah menekan sentimen pasar karena memicu kekhawatiran inflasi akan tetap tinggi dan mendorong The Fed mempertahankan kebijakan moneter yang ketat. Indeks S&P 500 melemah 0,14 persen, Nasdaq Composite turun 0,57 persen, dan Dow Jones Industrial Average terkoreksi moderat 0,01 persen.
Di sisi lain, Bursa Saham Asia beragam pada perdagangan Rabu, 22 Juli 2026, mengikuti rebound Wall Street, di tengah kenaikan harga minyak akibat memanasnya konflik di Timur Tengah dan kembali memburu saham-saham teknologi, terutama sektor semikonduktor. Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,18 persen, sedangkan Topix naik 0,45 persen.
Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 0,74 persen, sedangkan Kosdaq melemah 0,30 persen. Di sisi lain, Hang Seng Hong Kong turun 0,95 persen, CSI 300 China melemah 0,46 persen, Taiex Taiwan melesat 1,34 persen, dan ASX 200 Australia bertambah 0,34 persen.
Sementara itu, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup turun 0,09 persen, disertai dengan net sell asing sebesar Rp1,11 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah DSSA, BBRI, ASII, AMMN, dan TPIA.





Komentar (0)