Soroti Pentingnya Lemak untuk Anak, Bumbu Bunda Hadirkan Fat Oil 2.0

grid.id
4 jam lalu
Cover Berita

Nakita.id - Bumbu Bunda menggelar Golden Age Festival di Mall Artha Gading, Jakarta Utara.

Acara keluarga gratis tersebut diikuti oleh 500 keluarga. Dalam kesempatan yang sama, Bumbu Bunda juga memperkenalkan Fat Oil 2.0.

Peluncuran tersebut dilakukan di tengah persoalan stunting yang masih dihadapi keluarga Indonesia.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting nasional tercatat sebesar 19,8 persen. Angka itu setara dengan hampir satu dari lima balita di Indonesia.

Founder Bumbu Bunda Lia Amalia mengatakan, Bumbu Bunda lahir dari pengalamannya saat menghadapi masalah makan pada anak pertamanya.

Saat memasuki masa MPASI, berat badan anaknya sempat tidak bertambah. Sang anak juga kerap melepeh makanan dan menolak berbagai menu yang sudah disiapkan.

“Bumbu Bunda berangkat dari kegelisahan saya sebagai seorang ibu yang menghadapi masalah makan pada anak,” ujar Lia.

Pengalaman tersebut kemudian mendorong Lia menghadirkan produk yang dapat membantu orangtua dalam mendampingi fase makan anak.

Baca Juga: Sheila Dara Sebut Kebaya Lamarannya Jadi Bagian dari Momen Bahagia Sang Sepupu 

Menurut dia, Golden Age Festival juga menjadi langkah awal Bumbu Bunda untuk memperluas fokusnya.

Bumbu Bunda tidak hanya ingin mendampingi masa MPASI, tetapi juga mendukung proses tumbuh kembang anak.

“Masa golden age hanya terjadi satu kali dan tidak dapat diulang,” katanya.

Lia menilai, masalah gizi dapat membuat tumbuh kembang anak tidak berjalan secara optimal.

Karena itu, ia berharap Bumbu Bunda dapat membantu orangtua menghadapi berbagai tantangan selama fase makan anak.

“Kami ingin menjadi salah satu solusi agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan lebih baik,” tutur Lia.

CEO Bumbu Bunda Eko Suhendro mengatakan, Fat Oil dikembangkan untuk membantu memenuhi kebutuhan lemak anak.

Produk tersebut juga diharapkan dapat membuat makanan lebih mudah diterima oleh anak.

Menurut Eko, pengembangan produk Bumbu Bunda dilakukan dengan melibatkan dokter anak dan dokter gizi.

Proses pengembangan Fat Oil juga melalui perjalanan yang cukup panjang hingga menghasilkan formula yang dinilai sesuai.

“Kami memastikan setiap produk dikembangkan melalui riset dan diformulasikan bersama tenaga ahli,” ujar Eko.

Fat Oil menggunakan lemak berkualitas tinggi dari bagian dada ayam.

Bagian tersebut dipilih karena mengandung omega 6 dan omega 9 yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan otak anak.

Produk ini juga mengandung olive oil yang ringan sehingga lebih mudah diterima oleh pencernaan anak yang masih sensitif.

Selain itu, kandungan vitamin E digunakan untuk membantu menjaga kualitas lemak di dalam produk.

Eko menambahkan, proses riset tidak hanya diterapkan dalam pengembangan Fat Oil.

Pendekatan serupa juga dilakukan pada produk Bumbu Bunda lainnya, termasuk kecap dengan indeks glikemik atau GI yang rendah.

Menurut dia, indeks glikemik yang lebih rendah dapat membantu mencegah lonjakan gula darah pada anak.

“Kami ingin anak tidak hanya mau makan, tetapi juga mendapatkan asupan yang mendukung tumbuh kembangnya,” kata Eko.

Dokter spesialis anak Ardi Santoso, menjelaskan bahwa lemak memiliki peran penting dalam perkembangan otak anak.

Lemak dibutuhkan untuk mendukung fungsi memori, neuron, dan neurotransmiter.

Namun, jenis dan jumlah lemak yang diberikan kepada anak tetap perlu diperhatikan.

“Anak membutuhkan lemak yang seimbang, bukan sekadar asupan lemak dalam jumlah banyak,” ujar Ardi.

Baca Juga: Sinopsis Drama China Love in Red Dust yang Dirumorkan Tayang 21 Agustus 2026, Kisah Balas Dendam Wang Xing Yue dan Xu Ruo Han

Menurut Ardi, kebutuhan lemak penting diperhatikan sejak dua tahun pertama kehidupan anak.

Peran lemak juga tetap dibutuhkan selama masa golden age, terutama pada usia nol hingga lima tahun.

Karena itu, orangtua tidak perlu menghindari pemberian lemak kepada anak.

Orangtua justru perlu memilih sumber lemak yang seimbang dan diolah dengan baik.

“Lemak sangat penting untuk perkembangan otak anak selama masa golden age,” katanya.

Golden Age Festival menjadi bagian dari upaya Bumbu Bunda dalam mendampingi fase makan dan tumbuh kembang anak.

Melalui pengembangan produknya, Bumbu Bunda berharap dapat membantu mengatasi masalah seperti gerakan tutup mulut (GTM), berat badan kurang, dan kekurangan gizi.

Dengan pendampingan dan asupan yang sesuai, fase MPASI diharapkan dapat menjadi pengalaman yang lebih nyaman bagi anak maupun orangtua.

Artikel Asli


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
RI Punya Peluang Jadi Pusat Produksi Hidrogen di Asia
• 22 jam lalu
0
thumb
Kemarau Panjang, Debit Air Situ Ciburuy Terus Menyusut
• 20 jam lalu
0
thumb
Sudaryono Merespon Kritik MBG: Ini Janji Politiknya Presiden
• 21 jam lalu
0
thumb
Pembagian Grup, Sistem, dan Format Piala Presiden 2026
• 11 jam lalu
0
thumb
Luput dari Pantauan, Terungkap Hubungan Sudaryono dengan Salah Satu Eks Kepala BGN
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.