SANA'A, KOMPAS.TV - Pemberontak Houthi di Yaman dilaporkan menyerang dua kapal tanker berbendera Arab Saudi di Laut Merah, Kamis (23/7/2026) dini hari waktu setempat. Insiden ini menjadi serangan Houthi pertama terhadap kapal sejak mengumumkan blokade kapal Saudi di Selat Bab El-Mandeb.
Houthi menyatakan mereka menembak dua kapal bernama Encelia dan Laya. Serangan Houthi menimbulkan kebakaran pada dua kapal tersebut.
Kantor berita Saudi, SPA, melaporkan serangan Houthi menimbulkan kebakaran pada lambung kapal Encelia, tetapi tidak ada korban manusia. Media Saudi tersebut tidak memberikan informasi mengenai kapal Layla.
Sementara itu, Organisasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) melaporkan sebuah kapal tanker ditembak dengan "proyektil yang belum diketahui" sekitar 70 mil laut dari wilayah Al-Shuqaiq, Arab Saudi. UKMTO menyebut tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Baca Juga: Selat Hormuz Terganggu, Negara Teluk Siapkan 7 Proyek Pipa Alternatif
Houthi diketahui memblokade Selat Bab El-Mandeb pada awal pekan ini. Blokade ini menjadi balasan atas blokade Saudi terhadap Yaman dan serangan udara ke bandara internasional di Sana'a, daerah yang dikuasai Houthi.
Selat Bab El-Mandeb merupakan jalur vital yang menghubungkan Laut Merah dan Teluk Aden. Sekitar 12 persen perdagangan dunia diperkirakan melintasi selat tersebut.
Blokade Bab El-Mandeb dikhawatirkan menimbulkan front baru dalam konflik di Timur Tengah. Blokade Houthi pun terjadi saat eskalasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Militer AS dilaporkan kembali menyerang Iran pada Kamis (23/7) dan menjadi serangan ke-12 yang diluncurkan secara berturut-turut.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengancam akan menghancurkan jembatan dan pembangkit listrik di Iran jika Teheran kembali menembaki kapal di Selat Hormuz.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- houthi yaman
- houthi serang kapal saudi
- blokade bab el mandeb
- blokade laut merah
- houthi






Komentar (0)