Polisi menjelaskan penyebab jendela kaca kamar rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo pecah. Sebelumnya, ada dugaan kaca itu pecah karena tembakan.
Peristiwa itu terjadi pada pada Minggu (14/6). Polisi melakukan penyelidikan atas informasi itu.
Berdasarkan hasil pemeriksaan teknis kriminalistik tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara dengan Nomor Lab: 4611/FBF/2026 tanggal 8 Juli 2026, bahwa lubang kaca jendela tidak disebabkan oleh anak peluru dari senjata api.
"Lubang masuk dari dinding luar menuju dalam. Lubang pada kaca tidak disebabkan oleh anak peluru berjaket maupun tidak berjaket dari senjata api," kata Kasi Humas Polres Deli Serdang, Iptu JM Gabe Napitupulu dalam keterangannya, Kamis (23/7).
Gabe mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap saksi bernama Indawati dan tukang bersih taman, Erwin, keduanya menjelaskan bahwa kaca retak diduga disebabkan hantaman gesekan batu kerikil.
Saat itu Erwin sedang membersihkan taman di halaman rumah dinas tersebut menggunakan mesin pemotongan rumput (babat).
"Diduga akibat hantaman gesekan batu kerikil dengan mesin babat pada saat saksi Erwin membersihkan taman rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang," ucap Gabe.
Tidak ditemukan rekaman CCTV di area rumah dinas tersebut.
Pengakuan Lom Lom
Sebelumnya, Lom Lom menceritakan bahwa jendela kaca kamar rumah dinasnya diduga ditembak oleh Orang Tak Dikenal (OTK), pada Sabtu (13/6) sekitar pukul 23.30 WIB.
Ia menemukan adanya serpihan kaca jendela kamar di lantai. Ia menduga bahwa lubang pecahan kaca pada jendela kamarnya merupakan sasaran yang ditembak oleh OTK dengan jarak kurang lebih 20 meter. Lubang tersebut berbentuk sebuah lingkaran menuju kamarnya.
"Nah itu memang sasaran itu, memang ditembakkan dari jarak kurang lebih 20 meter," ucap Lom Lom.






Komentar (0)