REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghimpun sejumlah kejadian bencana di sejumlah wilayah Indonesia hingga Kamis (23/7/2026) pagi. Dari laporan ke BNPB, bencana yang mendominasi ialah kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) karena berlangsungnya musim kemarau.
Berdasarkan catatan BNPB, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah terdampak bencana kekeringan yang dirasakan masyarakat. Menurunnya ketersediaan sumber air bersih berdampak pada 500 kepala keluarga (KK) atau sekitar 1.700 jiwa di Desa Kalitengah, Kecamatan Mranggen.
Baca Juga
Kemarau Belum Usai, Kekeringan Hantam Jawa dan Karhutla Meluas di Sumatra-Kalimantan
10.673 Hektare Tanaman Padi di Indramayu Terancam Gagal Panen Akibat Kekeringan
Dampak El Nino Sejumlah Daerah Terancam Kekeringan
"Kondisi tersebut menyebabkan warga mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya pada Kamis (23/7/2026).
Guna menangani bencana tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak menyalurkan bantuan air bersih secara langsung kepada masyarakat sekaligus mengisi tandon-tandon air yang disiapkan di wilayah terdampak.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
"Pada Rabu (22/7/2026), total air bersih yang telah didistribusikan mencapai 30 ribu liter atau setara enam tangki," ujar Abdul.
Selain kekeringan, dampak musim kemarau memicu terjadinya karhutla di sejumlah daerah. Salah satunya terjadi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Peristiwa tersebut diketahui setelah warga melihat kepulan asap yang berasal dari lahan jati seluas sekitar tiga hektare di Desa Sragen, Kecamatan Sambungmacan.
Atas laporan masyarakat itu, BPBD Kabupaten Sragen berkoordinasi dengan unsur pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman sekaligus lakukan kaji cepat di lokasi kejadian.
"Berkat upaya tim gabungan, api berhasil dipadamkan pada hari yang sama dan tidak menimbulkan korban jiwa," ujar Abdul.
Kejadian serupa juga dilaporkan di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Karhutla yang terjadi pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 16.00 waktu setempat menghanguskan lahan seluas kurang lebih 5 hektare di Desa Watulaney Amian, Kecamatan Lembean Timur.
Komentar (0)