YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Video Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan pernyataan terkait perkara koin kuno, beredar luas melalui aplikasi WhatsApp.
Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menyatakan video tersebut hoaks dan bukan dokumentasi resmi.
Dalam video yang beredar, Sri Sultan HB X tampak seolah-olah menyampaikan pernyataan terkait perkara koin kuno.
Narasi yang dibangun dalam video itu diduga menjadi bagian dari modus penipuan dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk merekayasa wajah dan suara tokoh publik agar terlihat meyakinkan.
Melalui akun Instagram resmi @humasjogja, Humas Pemda DIY mengunggah ulang video tersebut dengan label hoaks sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak mempercayai maupun menyebarluaskannya.
Baca Juga: 13.000 Warga Tumpah Ruah di Kirab HUT ke-80 Sultan HB X, Gunungan Hasil Bumi Jadi Sorotan
Video itu diduga hasil manipulasi AI atau deepfake yang mencatut wajah dan suara Gubernur DIY.
"Konten tersebut diduga kuat merupakan hasil manipulasi digital yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI)," tulis akun @humasjogja, Rabu (22/7/2026).
Dalam unggahannya, Pemda DIY meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya apabila menemukan video serupa di media sosial maupun aplikasi percakapan.
"Apabila Sedulur menemukan video tersebut di media sosial, mohon untuk tidak mempercayai maupun menyebarluaskannya," kata akun @humasjogja.
Penulis : Switzy Sabandar Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- Video Deepfake Sri Sultan HB X
- Hoaks
- Sultan hb x
- Yogyakarta
- video sri sultan
- Sri Sultan HB X






Komentar (0)