Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pola Makan Sehat Berbasis Pangan Lokal di Desa Palakka

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, BARRU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui pelaksanaan program kerja Edukasi Pola Makan Sehat Berbasis Pangan Lokal Desa Palakka.

Program kerja ini dilaksanakan oleh Sulfiah Ayu Lestari, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya, Program Studi Sastra Daerah, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat selama mengikuti kegiatan KKN di Desa Palakka, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru.

Program edukasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya orang tua dan pengasuh balita, mengenai pentingnya menerapkan pola makan sehat dengan memanfaatkan pangan lokal sebagai sumber gizi yang mudah diperoleh, terjangkau, dan bernilai gizi tinggi. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat lebih memahami pentingnya memenuhi kebutuhan gizi balita sejak usia dini sehingga dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan oleh MC, sambutan pemerintah desa, dan penyampaian materi oleh Sulfiah Ayu Lestari. Dalam penyuluhan dijelaskan bahwa masa balita merupakan masa emas (golden age) sehingga kebutuhan gizi harus dipenuhi melalui makanan bergizi seimbang. Balita yang memperoleh asupan gizi yang baik akan memiliki pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan daya tahan tubuh yang lebih optimal serta terhindar dari berbagai masalah gizi seperti stunting, gizi kurang, dan anemia.

Materi juga membahas pentingnya memanfaatkan pangan lokal seperti ikan, telur, sayuran, buah-buahan, jagung, ubi, singkong, dan hasil pertanian lainnya sebagai sumber gizi keluarga. Peserta diberikan contoh menu sehat yang mudah dibuat menggunakan bahan yang tersedia di sekitar lingkungan mereka sehingga lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sulfiah Ayu Lestari, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Program Studi Sastra Daerah sekaligus penanggung jawab program kerja, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Palakka.

“Melalui kegiatan edukasi ini, saya berharap para orang tua dan pengasuh balita semakin memahami pentingnya memberikan makanan bergizi seimbang dengan memanfaatkan pangan lokal yang ada di sekitar kita. Semoga ilmu yang telah disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat membantu menciptakan balita yang sehat, aktif, dan tumbuh dengan optimal,” ujar Sulfiah Ayu Lestari.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti penyuluhan dengan antusias. Pada sesi diskusi, peserta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai pola makan balita, cara mengatasi anak yang sulit makan, serta pengolahan pangan lokal agar lebih menarik bagi anak. Seluruh pertanyaan dijawab secara sederhana sehingga mudah dipahami.

Sebagai evaluasi, peserta mengikuti post-test untuk mengetahui tingkat pemahaman setelah penyuluhan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pentingnya gizi seimbang dan pemanfaatan pangan lokal.

Melalui kegiatan ini, Sulfiah Ayu Lestari berharap masyarakat Desa Palakka dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Program ini menjadi wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, kader Posyandu, dan masyarakat dapat terus mendukung terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (*)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kompolnas Teken MoU Lintas Lembaga untuk Perkuat Perlindungan Perempuan-Anak
• 47 menit lalu
0
thumb
Tak Diberi Uang Rp 15 Juta Buat Beli Motor, Pria di Bantul Bakar Rumah Orang Tua
• 7 jam lalu
0
thumb
Bukan Hidup yang Semakin Berat, tapi Kita yang Tak Pernah Merasa Cukup
• 16 jam lalu
0
thumb
Pelatih PSIM Tak Muluk-Muluk soal Target Musim Baru: Bertahan Dulu, Baru Bidik Prestasi
• 6 jam lalu
0
thumb
Bulog Bengkulu lampaui target serapan gabah hingga 127 persen
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.