Dedi Mulyadi Siapkan Hadiah Rp50 Juta bagi Penangkap Begal

metrotvnews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Bandung: Upaya memberantas kejahatan jalanan di Jawa Barat kini melibatkan partisipasi langsung masyarakat. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengumumkan sayembara berhadiah bagi warga yang berhasil melumpuhkan pelaku kejahatan dan menyerahkannya kepada pihak kepolisian dalam keadaan hidup. 

Yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, rampok, kami siapkan hadiah dari Rp5 juta sampai Rp50 juta yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup, kata Dedi dalam unggahan di akun media sosial pribadinya, Kamis, 23 Juli 2026.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan keberanian masyarakat dalam membantu aparat menjaga keamanan lingkungan. Pelaku yang diamankan harus diserahkan kepada polisi untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
 

Baca Juga :

Dedi Mulyadi Berikan Hadiah Sayembara Rp250 Juta untuk Keluarga Korban Penyekapan

Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) untuk mengantisipasi maraknya aksi kriminalitas, seperti begal, pencurian, penjambretan, hingga perampokan. Sinergi juga akan diperkuat bersama Polda Metro Jaya.

Siaga menghadapi begal. Kita terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian, khususnya Polda Jabar dan akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk siaga menghadapi berbagai aksi kejahatan di Jawa Barat, ungkap Dedi.

Seluruh unsur pendukung keamanan diinstruksikan meningkatkan kesiapsiagaan, terutama pada malam hari. Mobil patroli diminta tetap beroperasi dengan lampu rotator menyala sebagai simbol kehadiran negara di tengah masyarakat.

Dedi juga meminta personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) bersiaga di titik-titik strategis. Tujuannya untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun keadaan darurat lainnya.


Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. MI


Menurut Dedi, keterlibatan masyarakat melalui sistem keamanan lingkungan (siskamling) menjadi kunci dalam menciptakan rasa aman. Warga diajak untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan masing-masing.

Menjaga diri dan dijaga diri, ini adalah prinsip dasar kita hidup bergotong royong, ujar Dedi.

Dedi mengajak masyarakat Jawa Barat tetap waspada terhadap potensi kejahatan serta memperkuat sinergi dengan aparat keamanan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Mari kita bersama waspada, berani, kita lawan berbagai aksi kejahatan di Jawa Barat, tegas Dedi.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Program KKN Perkuat Peran Mahasiswa dalam Pemberdayaan Masyarakat di Pandeglang
• 23 jam lalu
0
thumb
BNPB Salurkan 30 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Demak
• 4 jam lalu
0
thumb
Ijtima’ Ulama PKB Minta Muktamar PBNU Hadirkan Pemimpin Baru
• 1 jam lalu
0
thumb
Dua Jalan Tol di Jawa Bakal Disulap Jadi Landasan Pendaratan Darurat Jet Tempur
• 22 jam lalu
0
thumb
Jaga Kepercayaan Konsumen, Le Minerale Jadi AMDK Paling Direkomendasikan
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.