Hotman Paris Mundur dari Pengacara Eks Jampidsus Febrie Gara-gara Saraf Kejepit

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengancara kondang Hotman Paris mengundurkan diri dari kuasa hukum eks Jampdisus Febrie Adriansyah karena sakit saraf kejepit.

Febrie Adriansyah merupakan tersangka kasus korupsi PT Asabri dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Hotman mengaku sedang menjalani perawatan saraf terjepit di Singapura. Sejak operasi pada Kamis (9/7/2026) lalu, dia diminta untuk beristirahat oleh dokter.

"Harusnya empat malam opname, tapi seperti biasa aku raja bandel, baru dua malam aku kabur ke Hilton Hotel di Singapura. Padahal dokter di sana marah, katanya enggak boleh. Dua minggu enggak boleh kerja,” jelas Hotman saat ditemui di RS Medistra, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).

Baca juga: Hotman Paris Mundur dari Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Saat berada di Indonesia, kesehatan Hotman menurun karena terlalu banyak beraktivitas.

Akhirnya, Hotman menyampaikan pengunduran dirinya pada Selasa (21/7/2026).

“Saya sudah dari dua hari lalu sudah kasih tahu ke klien saya, Febrie Adriansyah, saya mengundurkan diri,” kata dia.

Sebelumnya, Hotman Paris Hutapea menjadi kuasa hukum bagi eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang berstatus tersangka kasus korupsi PT Asabri dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Seusai penyerahan perkara dari Polri ke Kejaksaan Agung dan pemeriksaan Febrie sebagai tersangka pada Jumat (17/7/2026) lalu, Hotman menyampaikan bantahan atas tuduhan yang diarahkan kepada kliennya.

Baca juga: Hotman Paris Mundur dari Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sempat Diminta Tunda

Hotman membantah anggapan bahwa rumah di Sentul, Kabupaten Bogor, yang digeledah penyidik merupakan rumah milik Febrie.

Menurut dia, rumah tersebut sebelumnya merupakan milik mertua Febrie, namun telah dihibahkan kepada cucu mereka, yakni anak Febrie, jauh sebelum perkara Asabri bergulir.

"Rumah di Sentul itu sejak 2022 house keeping-nya sudah bukan Febrie yang bayar, karena sudah diberikan ke Don Ritto," kata Hotman dalam konferensi pers di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Selain itu, Hotman juga menyoroti proses hukum yang dialami kliennya. Ia mengatakan, Febrie tidak pernah dipanggil ataupun diperiksa sebelum ditetapkan sebagai tersangka.

"Dari awal saya sudah bilang, langsung sudah diviralkan, ditanya juga enggak, dipanggil juga enggak," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Demokrasi Tak Bisa Dijaga Sendiri, IYDF Dorong Sinergi Partai, Sipil hingga Media
• 18 jam lalu
0
thumb
Menteri PU Jelaskan Alasan Mutasi ASN, Bantah karena Surat Dinas Bocor
• 21 jam lalu
0
thumb
Purbaya Buka Peluang NU Kerja Sama Proyek Pengolahan Sampah
• 23 jam lalu
0
thumb
Duduk Perkara Kasus Pembunuhuan Cinta Segitiga yang Seret Mondy Tatto
• 6 jam lalu
0
thumb
Peringatan Dini BMKG 23 24 Juli 2026: Waspada Angin Kencang di 14 Provinsi
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.