Kronologi Anak Pejabat Gayo Lues Dihujat Publik, Berawal dari Flexing Kekayaan hingga Ketahuan Timbun BBM

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Anak Pejabat Gayo Lues, kini ramai jadi sorotan publik. Di tengah kesulitan yang dialami rakyat, ia justru pamer kekayaan hingga ketahuan timbun BBM.

Belakangan sosok Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Gayo Lues, dr. Nevirizal, ramai jadi perbincangan publik. Bukan karena prestasinya, tetapi justru karena ulah anaknya yang bernama Dea.

Diketahui, anak pejabat Gayo Lues Aceh itu panen kritikan publik selama beberapa waktu terakhir akibat postingannya yang berisi flexing kekayaan. Padahal, diketahui saat ini rakyat tengah mengalami kesulitan ekonomi hingga sulit mendapat BBM.

Unggahan tersebut memicu beragam reaksi warganet hingga mendapat perhatian sejumlah figur publik di Aceh. Lantas, bagaimanakah awal mula aksi anak Nevirizal ini viral dan dapat sorotan publik?

Kronologi Anak Pejabat Gayo Lues Dihujat Publik

Menurut Serambinews, konten flexing anak pejabat Gayo Lues itu pertama kali menjadi perhatian publik setelah akun Instagram @cabinetcouture_season2 mengunggah rangkaian tangkapan layar yang berasal dari akun media sosial anak dr. Nevirizal.

Anak Nevirizal diketahui kerap memposting kehidupan hedon, mulai dari jalan-jalan ke luar negeri, ayahnya yang membeli banyak bahan bakar minyak (BBM), hingga membagikan chat grup keluarga. Dalam unggahan akun @cabinetcouture_season2, tampak postingan Dea yang menjawab nyinyiran netizen.

Ia mengaku siap diadu dari segala sisi kehidupan. Dengan percaya diri, Dea juga menyebut dirinya akan menang jika kehidupannya dibandingkan dengan banyak orang.

"Sok mantep banget lu. Emang mantep, mau diadu dari segi ekonomi, pendidikan, keluarga, pasangan juga ga getar #izinnnn," tulis Dea dalam postingannya di akun Instagram @ddeyya.aa.

Dea juga mengunggah tangkapan layar percakapan keluarganya di grup yang menunjukkan momen saat ia jalan-jalan ke luar negeri sementara ayahnya bekerja.

"Papa kerja, anak istri di Eropa," tulis Dea.

 

Selain pamer liburan ke luar negeri, Dea juga flexing soal pendidikannya. Dea mengaku bahwa ia bisa kuliah kedokteran berkat dibiayai oleh sang ayah.

"Menghabiskan uang papa kak menyala ukt koas+S2 20jt ++ itu," pungkas Dea.

Bahkan ada pula postingan yang memperlihatkan Nevrizal menimbun BBM di garasi rumahnya.

"Papaku beli minyak 15 jirigen. Ntah mobil mana lagi yang mau dipenuhkannya," tulis sang anak.

Sederet postingan inilah yang akhirnya memantik amarah publik. Tak sedikit netizen yang mengaitkan unggahan tersebut dengan kondisi masyarakat Gayo Lues yang masih menghadapi dampak pascabencana.

Unggahan itu kemudian terus dibagikan ulang di berbagai platform sehingga menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan. Bahkan, selebgram Aceh, Cut Bul, turut memberikan tanggapan dan mengaku prihatin melihat kondisi masyarakat Lues Gayo.

Nevirizal Minta Maaf Atas Kelakuan Anaknya

Di tengah ramainya perbincangan publik soal aksi flexing anaknya, dr. Nevirizal pun memberikan tanggapan. Ia menyesalkan unggahan yang dibuat anaknya hingga memicu kegaduhan di ruang publik.

Sebagai orang tua sekaligus pejabat publik, Nevirizal mengatakan dirinya memahami bahwa masyarakat memberikan perhatian terhadap perilaku keluarga pejabat. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia, khususnya warga Gayo Lues, atas kegaduhan yang terjadi.

"Atas nama seorang ayah dan pejabat publik, saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, terkhusus warga Gayo Lues," kata Nevirizal dikutip Grid.ID dari Tribun Style, Kamis (23/7/2026).

 

Nevirizal juga memberikan penjelasan mengenai unggahan yang memperlihatkan perjalanan ke luar negeri.

"Dari mulai umrah lalu ke Korea, saya sendiri tidak ikut dalam perjalanan tersebut karena harus menjalani pengobatan rutin atas penyakit yang sudah lama saya alami,"

Ia kemudian berharap peristiwa tersebut menjadi pembelajaran bagi keluarganya agar lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial.

Menurut Nevirizal, sebagai aparatur pemerintah, ia menghormati kritik dan masukan masyarakat sebagai bagian dari kontrol publik terhadap penyelenggara pemerintahan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi mengenai adanya proses pemeriksaan atau tindak lanjut resmi dari instansi berwenang terkait viralnya unggahan tersebut.

Sementara itu, Dea yang kerap memakai akun Instagram pribadinya untuk flexing kekayaan tampak menghilang. Bahkan akun TikTok miliknya pun kini sudah dikunci sehingga publik tak lagi bisa melihat unggahannya. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Alasan Pemrpov DKI Jakarta Usai Gedung SDN Kebayoran Lama Selatan Ambruk Tak Terurus Selama 2 Tahun
• 20 jam lalu
0
thumb
Foto: Galeri Apollo Louvre Kembali Dibuka, Setelah Setahun Pasca Perampokan
• 5 jam lalu
0
thumb
SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan 11 Akan Digabung, Gedung Baru Ditargetkan Dibangun 2027
• 19 jam lalu
0
thumb
Yang Diketahui soal LRT Jabodebek Mati Mendadak di Cawang
• 12 jam lalu
0
thumb
Kemlu Telusuri Keberadaan Dua WNI yang Diduga Disekap di Myanmar
• 55 menit lalu
0
Berhasil disimpan.