HARIAN.FAJAR.CO.ID, TEHERAN—Militer Iran mengatakan pada Rabu malam bahwa mereka akan menargetkan fasilitas energi di seluruh kawasan jika AS menyerang infrastruktur negara tersebut.
Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya mengatakan bahwa jika Washington melaksanakan ancamannya, angkatan bersenjata Iran “tidak akan mengizinkan ekspor setetes minyak pun,” menambahkan bahwa fasilitas minyak, gas, listrik, dan ekonomi di seluruh kawasan akan menjadi sasaran.
Markas besar militer menambahkan bahwa Selat Hormuz tetap ditutup, dan memperingatkan bahwa tidak ada kapal yang boleh melintasi jalur air strategis tersebut kecuali melalui rute yang telah ditentukan sesuai prosedur yang telah diumumkan sebelumnya.
Dikutip dari Anadolu, markas besar angkatan bersenjata juga memperingatkan bahwa ancaman dan tindakan AS yang berkelanjutan hanya akan memperluas cakupan konflik “ke seluruh wilayah dan bahkan lebih jauh lagi.”
AS telah melakukan serangkaian serangan di seluruh Iran sejak pekan lalu, sementara Teheran telah membalas dengan serangan yang menargetkan fasilitas dan pangkalan yang menurut mereka digunakan oleh militer AS di beberapa negara di seluruh wilayah tersebut.
Baku tembak terus berlanjut meskipun ada kesepakatan kerangka kerja yang dimediasi Pakistan yang ditandatangani oleh AS dan Iran pada bulan Juni untuk mengakhiri perang yang dimulai pada bulan Februari dan membuka jalan bagi kesepakatan perdamaian yang langgeng. (amr)





Komentar (0)