BI Naikkan Insentif Likuiditas Bank Jadi 6 Persen DPK, Dorong Penyaluran Kredit

kompas.tv
15 jam lalu
Cover Berita
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. BI perkuat insentif likuiditas makroprudensial dengan menaikkan plafon KLM menjadi 6 persen dari DPK untuk memperkuat likuiditas dan mendorong kredit.(Sumber: ANTARA/SIGID KURNIAWAN)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Bank Indonesia (BI) meluncurkan kebijakan baru untuk memperkuat likuiditas perbankan dengan menaikkan plafon Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang dapat diterima bank, menjadi maksimal 6 persen dari Dana Pihak Ketiga (DPK) dari sebelumnya 5,5 persen DPK.

Kebijakan tersebut diputuskan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 21–22 Juli 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat penyaluran kredit ke sektor riil sekaligus mengatasi segmentasi likuiditas di pasar uang.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, BI juga menyempurnakan skema KLM agar lebih efektif mendukung pendalaman pasar keuangan.

Baca Juga: Bank Indonesia Pertahankan BI Rate Tetap 5,75 Persen Usai Rapat Dewan Gubernur

"Meningkatkan ekspansi dan mengatasi segmentasi likuiditas di pasar uang dan perbankan dengan penyempurnaan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dan integrasinya dengan percepatan pendalaman pasar uang," kata Perry dalam konferensi pers hasil RDG BI, Rabu (22/7/2026).

Selain itu, BI juga mengalokasikan KLM Pendalaman Pasar Uang (PPU) hingga 2 persen dari DPK bagi bank yang menjaga kepemilikan surat berharga pada tingkat optimal. Sementara itu, alokasi KLM untuk financing channel disesuaikan dari maksimal 4,5 persen menjadi 4 persen DPK.

Penyempurnaan tersebut akan mulai berlaku efektif pada 1 September 2026.

Baca Juga: Menkeu Purbaya: Base Money Sempat Nol, karena Itu Dana Pemerintah Masuk ke Bank

Menurut Perry, langkah ini merupakan bagian dari bauran kebijakan makroprudensial yang tetap longgar untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.

"Kebijakan makroprudensial longgar terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan," ujar Perry.

Penulis : Dina Karina Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • bank indonesia
  • insentif bank
  • likuiditas bank
  • kredit bank
  • gubernur bi
  • perry warjiyo
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
IHSG Ditutup di Zona Merah, Turun 0,3 Persen ke 6.315
• 7 jam lalu
0
thumb
B50 dan penyelamatan devisa
• 11 jam lalu
0
thumb
Kasus Alphard Terobos Lampu Merah Berujung Damai, Polisi Dalami Dugaan Intimidasi Sekuriti Bundaran HI
• 3 jam lalu
0
thumb
Pemkot Jaksel Ungkap Penyebab Ambruknya Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi
• 12 jam lalu
0
thumb
Jelang Hadapi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Skuad Kamboja Sudah Rontok karena Klub Enggan Lepas Pemain
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.