JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah menyalurkan bantuan sosial (bansos) tunai senilai Rp750.000 kepada kelompok ibu hamil dan anak usia 0-6 tahun mulai Juli 2026.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Keluarga Harapan (PKH), skema bansos yang disalurkan Kementerian Sosial (Kemensos) kepada keluarga kurang mampu berdasarkan kategori penerima tertentu, mulai dari ibu hamil, anak usia dini, siswa sekolah, lansia, hingga penyandang disabilitas.
Penyaluran bansos PKH untuk periode triwulan III 2026, yakni Juli hingga September, ditargetkan mulai dicairkan Kemensos pada 20 Juli 2026.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan jadwal pencairan tersebut dalam konferensi pers di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (13/7/2026).
"Bansos triwulan III sedang kita proses. Insyaallah tanggal 20 nanti sudah mulai disalurkan," kata Saifullah.
Baca Juga: Cara Cek Penerima Baru Bansos PKH-BPNT 2026 Pakai NIK KTP di cekbansos.kemensos.go.id
Pengecekan status penerima bansos menjadi penting karena Kemensos baru saja merampungkan pembersihan dan pemutakhiran data penerima berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Saifullah mengatakan pemutakhiran itu mengubah komposisi penerima, sebagian keluarga penerima manfaat (KPM) tetap terdaftar, sebagian dinyatakan tidak lagi memenuhi syarat, sementara penerima baru turut masuk berdasarkan hasil verifikasi terbaru.
Dengan kata lain, warga yang tahun lalu terdaftar sebagai penerima tidak otomatis kembali menerima bansos pada triwulan ini sehingga perlu untuk mengecek ulang status.
Cara Cek Status Penerima BansosBerikut langkah mengecek status penerima bansos PKH dengan memakai NIK:
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id di ponsel atau komputer.
- Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP.
- Ketikkan huruf kode yang muncul pada layar.
- Klik tombol Cari Data.
Penulis : Danang Suryo Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- bansos
- cek bansos
- PKH
- NIK
- DTSEN
- cara cek bansos






Komentar (0)