Jadi Tersangka Pembunuhan, Mondy Tatto Pernah Viral Gegara Kasus Pelecehan Ustaz

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Nama TikToker Mondy Tatto kembali menjadi sorotan publik setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan tewasnya seorang anak punk pengamen jalanan berinisial FA di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. 

Penetapan status hukum tersebut membuat publik kembali mengingat perjalanan kontroversial perempuan yang sebelumnya sempat viral karena pengakuannya terkait dugaan pelecehan oleh pendakwah asal Malaysia, Ustaz Ebit Lew.

Baca Juga :
Viral! Pria Diduga Lecehkan Penumpang Wanita di Transjakarta, Dapat Sanksi Blacklist
TNI Sebut Pelaku Pembunuhan Prada Arif Budi di Tangsel Ada 9 Orang

Dalam kasus terbaru, polisi menetapkan Mondy Tatto yang memiliki identitas DRA alias M bersama seorang pria berinisial DD sebagai tersangka. Keduanya diduga melakukan kekerasan secara bersama-sama yang berujung pada meninggalnya korban.

Peristiwa itu terjadi di depan sebuah salon di Jalan KH Asnawi, Kampung Lanai, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, pada Sabtu, 27 Juni 2026. Polisi kemudian menangkap kedua tersangka di Kampung Kaum Kalijeruk, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, pada Selasa 14 Juli 2026 sekitar pukul 17.00 WIB dalam operasi yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat.

Pernah Heboh karena Pengakuan Dugaan Pelecehan

Jauh sebelum terseret kasus dugaan pembunuhan ini, Mondy Tatto sempat menjadi perhatian publik karena mengaku mengalami pelecehan saat berada di Malaysia.

Kala itu, mantan anak punk tersebut mengungkapkan pengalamannya dalam sebuah podcast di kanal YouTube CapriceOriginalFilms. Mondy mengaku mendapat perlakuan yang tidak pantas dari pendakwah asal Malaysia, Ustaz Ebit Lew.

Menurut pengakuannya, ia berangkat ke Malaysia untuk memperdalam ajaran agama Islam. Bahkan, sosok Ustaz Ebit Lew disebut menjadi salah satu figur yang menginspirasinya dalam proses berhijrah.
Namun, Mondy mengaku justru mengalami pengalaman yang membuatnya kecewa.

“Malam itu aku duduk dan tidur karena ngantuk. (Tiba-tiba disuruh) bangun. (Ustaz Ebit Lew puji) kamu cantik sekali ya. Aku kan ada tato yang ini (pipi). Tato kamu cantik, mengusap pipi dan aku langsung menghindar,” ungkap Mondy Tatto, dikutip Kamis 23 Juli 2026.

Pengalaman tersebut membuat Mondy mengaku bingung dan takut karena merasa tindakan itu tidak seharusnya dilakukan oleh seseorang yang dihormatinya sebagai tokoh agama.

"Aku langsung berpikir dalam hati, 'Dia pandai agama, sedangkan aku bukan mahramnya. Kok dia bisa seperti itu?'. Aku takut. Aku jauh-jauh dari Indonesia ke Malaysia ingin belajar agama, ingin pandai. Kenapa dia melakukan seperti itu. Kan gila. Di luar batas," ungkapnya lagi.

Baca Juga :
Bertambah 3 Orang! Polisi Tetapkan 7 Tersangka Pembunuhan Anggota TNI di Tangsel
Kebrutalan Pembunuhan Prajurit TNI di Tangsel, Korban Ditusuk 10 Kali
Tok! Tiga Otak Penculikan-Pembunuhan Kacab Bank Divonis 10-13 Tahun Penjara

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ditopang Segmen Emas, Bank Mega Syariah Kantongi Pembiayaan Konsumer hingga Rp601 Miliar
• 20 jam lalu
0
thumb
Purbaya Bakal Utus PIP dan SMI Beri Kredit Ringan buat Koperasi Pengelola Tambang PBNU
• 23 jam lalu
0
thumb
Menteri PU Buka-bukaan, CPNS di Kantornya Nekat Main Judol hingga Rp800 Juta
• 15 jam lalu
0
thumb
Profil Sudaryono, Kepala BGN yang Baru
• 19 jam lalu
0
thumb
Bongkar Rincian Pengeluaran Fantastis Ruben Onsu untuk Rumah Cilandak, Lift Rp504 Juta hingga Furniture Rp3 M!
• 7 menit lalu
0
Berhasil disimpan.