Minyak Membara, BI Tahan Suku Bunga: Bagaimana Nasib IHSG dan Rupiah?

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: CNBC Indonesia/Muhammad Sabki
  • Pasar keuangan RI bergerak beragam, IHSG terkoreksi tipis sementara rupiah lanjut menguat
  • Wall Street kompak melemah
  •  Pasar hari ini akan mencermati dampak keputusan BI menahan suku bunga, perkembangan uang beredar (M2), serta menanti keputusan suku bunga ECB.

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Indonesia bergerak beragam pada perdagangan Rabu (22/7/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tipis setelah reli panjang, rupiah masih mampu menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS), sementara imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun stagnan.

Pasar keuangan Tanah Air diperkirakan masih akan bergerak dinamis pada perdagangan hari ini, Kamis (23/7/2026). Pelaku pasar akan mencermati respons lanjutan terhadap keputusan Bank Indonesia (BI) yang menahan suku bunga acuan di level 5,75%, serta efektivitas insentif BI dalam menarik aliran modal asing ke pasar domestik.

Selengkapnya mengenai sentimen pasar hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.

IHSG ditutup melemah tipis pada perdagangan Rabu kemarin, sekaligus mengakhiri reli panjangnya dalam sembilan hari beruntun.

Melansir data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup turun tipis 0,09% ke level 6.334,47. Sepanjang perdagangan, IHSG sempat bergerak positif ke level 6.394,68 sebelum akhirnya berbalik koreksi.

Meski melemah, aktivitas transaksi masih cukup ramai. Volume perdagangan saham mencapai 44,63 miliar lembar, dengan nilai transaksi sebesar Rp18,52 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 2,70 juta kali.

Investor asing juga kembali mencatatkan jual bersih atau net sell sebesar Rp920,23 miliar.


(evw/evw) Add as a preferred
source on Google

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pratikno Nilai Lonjakan Kekerasan Anak Muncul karena Publik Makin Berani Lapor
• 16 jam lalu
0
thumb
Masyarakat Sipil: Substansi Revisi UU HAM Jauh dari Harapan
• 11 jam lalu
0
thumb
Presiden La Liga Desak Gianni Infantino Mundur, Tuduh FIFA Hancurkan Industri Sepak Bola
• 18 jam lalu
0
thumb
Vape Ilegal Marak, Bea Cukai Sebut Negara Ikut Merugi
• 14 jam lalu
0
thumb
Menyambut HAN 2026, Momentum Mengembalikan Hak Bermain untuk Tumbuh Kembang Anak
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.