Presiden La Liga Desak Gianni Infantino Mundur, Tuduh FIFA Hancurkan Industri Sepak Bola

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Presiden FIFA Gianni Infantino menghadiri pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Norwegia dan Inggris di Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat, Sabtu, 11 Juli 2026. (Sumber: AP Photo/George Walker IV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden La Liga Javier Tebas melontarkan kritik keras terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino. 

Tebas bahkan mendesak Infantino mengundurkan diri dari jabatannya karena menilai kebijakan dan ekspansi kompetisi internasional yang dilakukan FIFA telah merusak industri sepak bola.

Dia menyatakan masa kepemimpinan Infantino di FIFA seharusnya sudah berakhir. 

Kendati demikian, ia mengakui Infantino memiliki dukungan kuat dari sistem dan federasi sepak bola, sehingga sulit untuk digantikan karena tidak ada calon oposisi.

Tebas bahkan menilai sistem yang ada saat ini sudah rusak dari akarnya.

Selain itu, dia mengungkapkan banyak pihak sebenarnya menentang Infantino, tetapi tidak mengambil tindakan apa pun. Ia pun mempertanyakan sikap diam tersebut.

Baca Juga: Infantino Tempuh 95.000 Km selama Piala Dunia 2026, Bagaimana dengan Komitmen FIFA Kurangi Emisi?

"Saya tidak tahu mana yang lebih buruk, keheningan atau keterlibatan, karena mereka yang tetap diam sepenuhnya sadar akan kerusakan yang dialami sepak bola," ujar Tebas, seperti dikutip dari Associated Press.

Dia juga menolak wacana penambahan jumlah peserta Piala Dunia. Badan pengatur sepak bola Amerika Selatan, CONMEBOL, sebelumnya telah mengajukan proposal resmi untuk memperluas Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim.

Usulan tersebut muncul setelah Piala Dunia 2026 diperluas menjadi 48 tim. Sementara itu, Piala Dunia 2030 telah direncanakan berlangsung dengan format lintas tiga benua dan melibatkan enam negara tuan rumah.

Menurut Tebas, penambahan jumlah tim nasional tidak masuk akal. Ia menilai industri sepak bola tidak hanya bergantung pada Piala Dunia, meskipun turnamen tersebut merupakan ajang sepak bola paling penting.

"Meningkatkan jumlah tim nasional tidak masuk akal. Industri sepak bola bukan hanya Piala Dunia, yang memang merupakan ajang terpenting. Namun, tidak semuanya bisa berputar di sekitar Piala Dunia," ujar Tebas.

Baca Juga: Ranking FIFA Terbaru usai Piala Dunia 2026: Spanyol Kembali ke Puncak, Indonesia di Posisi 118

Dia menegaskan kompetisi domestik merupakan fondasi utama yang menopang keberlangsungan industri sepak bola.

Menurutnya, ekspansi turnamen internasional dapat berdampak terhadap industri sepak bola yang selama ini menghasilkan puluhan ribu lapangan pekerjaan.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Associated Press

Tag
  • Javier Tebas
  • Gianni Infantino
  • Presiden FIFA
  • La Liga
  • Piala Dunia 2026
  • FIFA
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jogja Scooter Parade 2026 Angkat Budaya Skuteris dan Industri Kreatif Yogyakarta
• 7 menit lalu
0
thumb
Ditjen Imigrasi Limpahkan Kasus Investor Palsu 10 WNA ke Kejaksaan, Terancam Penjara dan Deportasi
• 17 jam lalu
0
thumb
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Disebut Pamit untuk Pengobatan Jantung
• 7 jam lalu
0
thumb
Ramadhan Sananta Pasang Target Tinggi Bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
• 6 jam lalu
0
thumb
Korban Terakhir Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.