Bawa Harum Nama Polri di Kancah Internasional, Kompol Charles Lulus FBI National Academy

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Kanit 4 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Charles Bagaisar mengharumkan nama Polri usai lulus dalam pendidikan FBI National Academy Session 298 yang berlangsung di Quantico, Virginia, Amerika Serikat.

Direktur FBI, Kash Patel, memimpin langsung upacara kelulusan yang berlangsung, pada 18 Juni 2026 di FBI Training Academy. Momen ini menjadi penanda bergabungnya para lulusan ke dalam jaringan alumni FBI National Academy Associates (FBINAA). 

Kompol Charles merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2013, yang berasal dari Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Kelulusan Kompol Charles menjadi bukti personel Polri memiliki kemampuan bersaing dan mengikuti pendidikan kepemimpinan penegakan hukum dengan standar internasional.

FBI National Academy merupakan program yang diselenggarakan oleh Federal Bureau of Investigation (FBI) sejak tahun 1935. Hal ini menjadi program pengembangan kepemimpinan paling bergengsi bagi aparat penegak hukum di dunia.

Peserta yang mengikuti pendidikan ini harus memiliki rekam jejak yang baik, integritas tinggi, pengalaman kepemimpinan, serta memenuhi standar kesehatan dan kebugaran jasmani.

Pendidikan yang dijalani selama lebih dari tiga bulan, Kompol Charles dan peserta lainnya mendapat berbagai materi yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan kemampuan menghadapi tantangan penegakan hukum modern.

Selain itu, para peserta juga mengikuti diskusi bersama pimpinan lembaga penegak hukum dunia, studi kasus, serta simulasi penyelesaian berbagai persoalan kepolisian. Mereka turut menjalani latihan fisik dengan standar FBI yang bertujuan membentuk ketahanan fisik sekaligus mental dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum.

Program ini menjadi ajang pertukaran pengalaman antaranggota kepolisian dari berbagai negara sehingga peserta dapat saling berbagi praktik terbaik dalam penegakan hukum.

Tak hanya itu, pendidikan ini juga membuka peluang membangun jejaring kerja sama internasional yang akan mendukung kolaborasi dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan lintas negara.

Diketahui, pada session 298, pendidikan diikuti oleh 255 aparat penegak hukum. Sebanyak 226 peserta berasal dari 46 negara bagian Amerika Serikat, lima organisasi militer, dan empat lembaga sipil federal.

Kemudian, sebanyak 29 peserta internasional berasal dari 26 negara, termasuk Indonesia yang diwakili oleh Kompol Charles Bagaisar.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Wall Street Ditutup Melemah Jelang Laporan Keuangan Emiten Teknologi
• 40 menit lalu
0
thumb
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Meski Tersangka, Desakan ke Kejagung Kian Menggema
• 7 jam lalu
0
thumb
Pembalap UEA Tembus TIME100 Sports 2026, Tampil dengan Riasan Wardah
• 12 jam lalu
0
thumb
Pertamina Drilling Bidik Pertumbuhan Pendapatan 11,33 Persen hingga 2034
• 17 jam lalu
0
thumb
Anggaran Tambahan Transfer ke Daerah 2026 Tinggal Tunggu Restu Prabowo
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.