Bicara dengan Utusan Trump, Zelensky Ingin Akhiri Perang Lawan Rusia

detik.com
14 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan telah berbicara dengan utusan khusus Amerika Serikat (AS), Steve Witkoff dan Jared Kushner. Zelensky berharap AS dapat menghidupkan kembali upaya diplomatik untuk mengakhiri perang dengan Rusia.

Dilansir AFP, pembicaraan tersebut berlangsung pada Rabu (22/7/2026). Seperti diketahui, upaya penyelesaian konflik sempat menemui jalan buntu sejak perhatian Washington beralih ke dinamika di Timur Tengah, sementara Rusia tetap pada tuntutan kerasnya agar Ukraina menyerahkan sebagian wilayahnya.

"Saya baru saja berbicara dengan utusan Presiden Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner. Percakapan ini sangat baik dan penting tentang bagaimana menghidupkan kembali diplomasi serta mendekatkan perdamaian," tulis Zelensky melalui akun X miliknya.

"Perdamaian sangat dibutuhkan-perdamaian yang bermartabat-dan Ukraina sejak lama telah siap untuk itu. Tim kami terus menjalin komunikasi erat, termasuk untuk menindaklanjuti hal-hal yang telah kami diskusikan," tambahnya.

Baca juga: Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Ada Apa?

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyatakan akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, pada Kamis (23/7/2026) di sela-sela KTT regional di Manila. Pertemuan tersebut dijadwalkan untuk membahas perkembangan perang di Ukraina serta situasi Iran.

Dalam beberapa bulan terakhir, Kyiv dinilai berhasil menahan gempuran ofensif Moskow di wilayah timur, sekaligus memperluas jangkauan serangan drone ke wilayah Rusia yang mengganggu aktivitas harian di sana pada tahun kelima invasi.

Di sisi lain, Moskow meningkatkan intensitas serangan rudal ke Kyiv dengan meluncurkan puluhan amunisi yang sulit dicegat, di tengah perjuangan Ukraina menghadapi keterbatasan pasokan pertahanan udara.

Rusia berulang kali mendesak Ukraina untuk menarik diri dari wilayah Donbas timur yang masih dikuasainya sebagai syarat utama kesepakatan damai. Namun, Kyiv secara tegas menolak tuntutan tersebut.

Konflik bersenjata ini telah menelan ratusan ribu korban jiwa dan mencatatkan diri sebagai perang paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II.




(aik/aik)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kajati Sulsel Kini Diemban Putra Daerah yang Kenyang Pengalaman
• 5 jam lalu
0
thumb
Korupsi Proyek Desa Rp 913 Juta Terbongkar, 6 Orang Ditangkap
• 23 jam lalu
0
thumb
Jelang HUT ke-81 RI, Ternyata Ini Sejarah di Balik Proses Perumusan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
• 11 jam lalu
0
thumb
Link Live Streaming SEA V Cup 2026: Ada Thailand Vs Vietnam, Timnas Voli Indonesia Libur
• 1 jam lalu
0
thumb
4 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 23 Juli 2026: Virgo Jadi Bintang di Kantor, Sagitarius Dapat Peluang Baru
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.