Kabupaten Bogor: Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah menyalurkan lebih dari 500 ribu liter air bersih ke wilayah terdampak kekeringan yang mencakup 20 kecamatan, 97 desa, dan 105 titik selama musim kemarau.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan pemerintah daerah mempercepat penanganan dampak kekeringan agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi dan aktivitas ekonomi, khususnya sektor pertanian serta perikanan, tidak terganggu.
Lebih baik bersiap sebelum darurat. Itulah prinsip kami dalam mengantisipasi potensi kekeringan di Kabupaten Bogor, kata Rudy, di Cibinong, Rabu, 22 Juli 2026, melansir Antara.
Ilustrasi kekeringan. Foto: Dok. MGN.
Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Bogor memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah untuk memastikan penanganan kekeringan berjalan optimal, mulai dari distribusi air bersih, penguatan sumber-sumber air, hingga kesiapan penetapan status tanggap darurat apabila kondisi terus memburuk.
:Distribusi air bersih yang telah dilakukan menjangkau 20 kecamatan, 97 desa, dan 105 titik dengan total volume lebih dari 500 ribu liter, jelas dia.
Selain memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah untuk menjaga keberlangsungan sektor pertanian dan perikanan yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat Kabupaten Bogor selama musim kemarau.
Baca Juga :
Puskesmas Panongan Tangerang Krisis Air Bersih Selama Dua PekanBagi kami, mencegah lebih baik daripada mengatasi. Kami hadir lebih awal dan bekerja lebih cepat untuk melindungi masyarakat Kabupaten Bogor, ujarnya.





Komentar (0)