Washington (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Marco Rubio pada Rabu mengatakan bahwa Kuba secara langsung mempengaruhi keamanan nasional Amerika Serikat mengingat kedekatan geografisnya.
"Kuba penting bagi kami karena jaraknya 90 mil dari pantai kami dan memiliki dampak langsung terhadap keamanan nasional kami," kata Rubio kepada wartawan.
Salah satu ancaman yang diduga berasal dari Kuba terhadap AS adalah migrasi massal, kata menlu AS tersebut.
Washington siap melakukan apa pun yang diperlukan untuk membuat perubahan positif di Kuba, ucapnya.
Dalam beberapa bulan terakhir, Washington telah meningkatkan tekanan sanksi terhadap pulau tersebut.
Sebelumnya pada Januari, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah yang mengizinkan pengenaan tarif pada impor dari negara-negara pemasok minyak ke Kuba, dan juga menyatakan keadaan darurat atas dugaan ancaman keamanan dari negara kepulauan tersebut.
Langkah tersebut semakin memperparah kekurangan bahan bakar di Kuba, sehingga berdampak pada transportasi, produksi pangan, layanan kesehatan, dan pendidikan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Kuba kembali alami pemadaman listrik total
Baca juga: Layanan kesehatan Kuba sangat terdampak blokade energi AS
Baca juga: Menlu AS desak Kuba lakukan reformasi politik sebelum terlambat
"Kuba penting bagi kami karena jaraknya 90 mil dari pantai kami dan memiliki dampak langsung terhadap keamanan nasional kami," kata Rubio kepada wartawan.
Salah satu ancaman yang diduga berasal dari Kuba terhadap AS adalah migrasi massal, kata menlu AS tersebut.
Washington siap melakukan apa pun yang diperlukan untuk membuat perubahan positif di Kuba, ucapnya.
Dalam beberapa bulan terakhir, Washington telah meningkatkan tekanan sanksi terhadap pulau tersebut.
Sebelumnya pada Januari, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah yang mengizinkan pengenaan tarif pada impor dari negara-negara pemasok minyak ke Kuba, dan juga menyatakan keadaan darurat atas dugaan ancaman keamanan dari negara kepulauan tersebut.
Langkah tersebut semakin memperparah kekurangan bahan bakar di Kuba, sehingga berdampak pada transportasi, produksi pangan, layanan kesehatan, dan pendidikan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Kuba kembali alami pemadaman listrik total
Baca juga: Layanan kesehatan Kuba sangat terdampak blokade energi AS
Baca juga: Menlu AS desak Kuba lakukan reformasi politik sebelum terlambat






Komentar (0)