Pemkab Pinrang Gerak Cepat Atasi Kekeringan, Pompa Air Disalurkan ke Petani

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, PINRANG – Ditengah ancaman kekeringan dan krisis air disebabkan musim kemarau, Pemkab Pinrang terus memastikan sektor pertanian tetap produktif.

Pemerintah ingin agar petani tetap beraktivitas dan terhindar dari risiko gagal panen akibat ancaman kekeringan, sehingga berbagai langkah strategis ditempuh Pemkab Pinrang.

Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid yang turun langsung meninjau areal persawahan terdampak kekeringan di wilayah Padang Loang, Kecamatan Patampanua.

Andi Irwan yang didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang Andi Sinapati Rudi juga menyerahkan bantuan pompa air kepada kelompok tani setempat pada Rabu, 22 Juli 2026.

Menurut Andi Irwan, bantuan pompa air merupakan salah satu langkah cepat untuk membantu petani mempertahankan lahan pertaniannya agar tetap produktif di tengah menurunnya debit air irigasi.

Kehadiran bantuan ini diharapkan mampu mengurangi dampak kekeringan sekaligus menjaga produktivitas pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Andi Irwan mengungkapkan bahwa PemkabPinrang tidak tinggal diam menghadapi kondisi ini.

Berbagai bentuk koordinasi terus dilakukan dengan balai teknis maupun kementerian terkait agar dukungan dan bantuan bagi petani dapat segera direalisasikan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Kita ingin memastikan setiap langkah yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi petani. Pemerintah terus berupaya menghadirkan solusi agar lahan pertanian tetap produktif dan kesejahteraan petani dapat terus terjaga,” ungkap Irwan.

Selain langkah teknis, Irwan juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan dan kondusivitas di tengah situasi yang dihadapi.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, petani, dan seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan musim kemarau.

Dirinya juga mengajak masyarakat untuk senantiasa memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kondisi cuaca segera membaik, seraya menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan berbagai upaya maksimal dari sisi kebijakan maupun teknis untuk membantu masyarakat.

Usai menyerahkan bantuan, Irwan melanjutkan peninjauan ke Bendungan Benteng guna melihat secara langsung kondisi debit air yang menjadi sumber utama irigasi pertanian.

Dari hasil pemantauan, debit air saat ini berada pada kisaran 74 hingga 84 meter kubik per detik, lebih rendah dibanding kondisi normal yang mencapai sekitar 110 meter kubik per detik.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Sawitto.

Pada kesempatan tersebut, Irwan berharap pengelolaan elevasi air dapat dilakukan secara bijaksana sehingga kebutuhan operasional pembangkit tetap terpenuhi tanpa mengurangi pasokan air yang sangat dibutuhkan sektor pertanian.

Menurutnya, keseimbangan antara kebutuhan energi dan kebutuhan irigasi menjadi hal yang sangat penting agar masyarakat memperoleh manfaat dari kedua sektor tersebut secara bersamaan.

Melalui berbagai langkah ini, Pemkab Pinrang berharap dampak musim kemarau terhadap sektor pertanian dapat ditekan semaksimal mungkin.

Dengan terjaganya pasokan air dan produktivitas lahan pertanian, diharapkan ketahanan pangan daerah tetap terpelihara, pendapatan petani dapat dipertahankan, serta peran Kabupaten Pinrang sebagai salah satu lumbung pangan di Provinsi Sulawesi Selatan tetap terjaga. (ams)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dokter: Jangan ikut tren konsumsi makanan pedas tapi ganggu pencernaan
• 17 jam lalu
0
thumb
Sebelum Mundur, Kepala BGN Nanik S Deyang Sempat Curhat Soal Teror hingga Stres
• 18 jam lalu
0
thumb
Pramono Ungkap Pengangguran Jakarta Turun 6,03%: Kini 5,2 Juta Warga Bekerja
• 14 jam lalu
0
thumb
URI Akan Bekerja dengan Kemendikti Saintek dan Kemendikdasmen Urus Pendidikan
• 4 jam lalu
0
thumb
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp 58,9 Miliar
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.