Thailand terus melanjutkan pembangunan pagar perbatasan permanen di sepanjang sebagian perbatasannya dengan Kamboja.
Bagian pertama dari pagar perbatasan yang dibangun sepanjang 1,3 kilometer di distrik Pong Nam Ron, provinsi Chanthaburi, telah selesai dibangun. Pagar perbatasan itu terbuat dari panel beton bertulang yang dilapisi dengan jaring baja dan kawat berduri.
Dikutip dari Reuters, Kepala Angkatan Pertahanan Thailand, Jenderal Ukrit Boontanon mengatakan struktur tersebut stabil, kuat dan tahan lama. Ia juga menjelaskan bahwa struktur tersebut dirancang untuk keamanan jangka panjang.
Jaring baja tersebut diperkirakan memiliki masa pakai hingga 50 tahun dan dirancang untuk menahan pemotongan, korosi, dan penyeberangan tanpa izin.
Ukrit mengatakan militer berencana membangun lebih dari 7 kilometer pagar tambahan yang terhubung ke bagian yang sudah ada.
Pasukan militer akan tetap berjaga di kedua sisi perbatasan Thailand-Kamboja, di mana sengketa teritorial yang telah berlangsung lama meletus menjadi bentrokan pada Juli dan Desember tahun lalu yang meningkat menjadi serangan udara, bombardir artileri, dan serangan roket.
Hampir 150 orang tewas dan setidaknya 300.000 orang mengungsi dalam dua putaran pertempuran tersebut, dengan masing-masing pihak saling menuduh pihak lain memulai konflik.
Gencatan senjata bilateral yang dicapai setelah pecahnya konflik kedua sebagian besar telah bertahan sejak Desember 2025.






Komentar (0)