Jelang Super League 2026/2027, Bernardo Tavares Beberkan PR Besar Persebaya

bola.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya mampu menunjukkan permainan menyerang saat menghadapi PSIS Semarang (19/7/2026). Namun, di balik dua gol yang berhasil dicetak, pelatih Bernardo Tavares justru menyoroti satu persoalan besar yang dinilainya harus segera dibereskan.

Hasil imbang 2-2 dalam laga 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo, membuat pelatih asal Portugal tersebut langsung mengalihkan fokus pada evaluasi sektor pertahanan yang dianggap masih menyimpan banyak pekerjaan rumah.

Advertisement
BACA JUGA: PSIM Kenalkan Tiga Manajer Baru, Eks Official Timnas Indonesia Masuk Jajaran Manajemen

Bernardo Tavares menempatkan rapuhnya lini belakang sebagai catatan utama setelah Persebaya gagal mempertahankan keunggulan saat menjamu PSIS. Menurutnya, dua gol yang bersarang ke gawang Bajul Ijo lahir dari kesalahan yang sebenarnya bisa dicegah.

Meski demikian, Tavares tetap memberikan apresiasi terhadap determinasi para pemainnya sepanjang pertandingan. Hanya saja, ia menilai pembenahan organisasi pertahanan harus menjadi prioritas sebelum Super League 2026/2027 resmi bergulir.

“Ada banyak hal positif yang saya lihat. Kami mampu menciptakan banyak peluang. Namun, ada juga hal yang harus segera diperbaiki, terutama dua gol yang kami kebobolan akibat kesalahan individu dan kolektif yang seharusnya bisa dihindari,” kata Tavares.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mendagri Bangga, 10 Lulusan Terbaik IPDN Berasal dari Keluarga Sederhana
• 51 menit lalu
0
thumb
Menteri PU Jelaskan Alasan Mutasi ASN, Bantah karena Surat Dinas Bocor
• 5 jam lalu
0
thumb
Aktivis Lapor Polisi Usai Dianiaya, Ketua DPRD Lebak Bantah Terlibat
• 2 jam lalu
0
thumb
Info Terbaru dari KPK soal Bupati Lombok Barat, tentang Uang Rp2,25 Miliar, Oalah
• 16 jam lalu
0
thumb
Rusak Dimasa Pemeliharaan, Kontraktor Peningkatan Jalan Wajib Perbaiki, Polres Jeneponto Pastikan Pengawasan Ketat
• 52 menit lalu
0
Berhasil disimpan.