Terkini, Makassar – Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, memaparkan berbagai inovasi dan komitmen Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan pada tahapan wawancara Jamsostek Award Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 di Hotel The Rinra Makassar, Rabu (22/7/2026).
Bulukumba menjadi salah satu daerah yang mengikuti proses penilaian penghargaan tersebut dengan menampilkan berbagai kebijakan, inovasi, dan kolaborasi yang telah dijalankan untuk mempercepat terwujudnya Universal Coverage Jamsostek (UCJ).
Dalam presentasinya, Andi Edy Manaf didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Bulukumba, Andi Esfar Tenrisukki, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bulukumba, Abrianto.
Di hadapan tim penilai, Edy Manaf menjelaskan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam melindungi pekerja telah diperkuat melalui berbagai regulasi, di antaranya Peraturan Bupati Nomor 110 Tahun 2021 tentang Program Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, surat edaran kepesertaan bagi tenaga non-ASN, perlindungan pekerja rentan melalui APBDes, hingga pengintegrasian program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ke dalam RPJMD Kabupaten Bulukumba Tahun 2025–2029.
Menurutnya, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dari pembangunan daerah karena mampu memberikan rasa aman bagi pekerja, meningkatkan produktivitas, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Selain memaparkan capaian Universal Coverage Jamsostek, Pemerintah Kabupaten Bulukumba juga menjelaskan strategi percepatan kepesertaan bagi pekerja sektor informal, jasa konstruksi, pelaku UMKM, petani, nelayan, hingga kelompok pekerja rentan.
Salah satu inovasi yang menjadi perhatian tim penilai adalah kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bulukumba dengan Baznas Kabupaten Bulukumba melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membiayai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi sekitar 3.000 pekerja keagamaan, seperti imam masjid, marbot, serta guru mengaji TPA dan TPQ. Program tersebut ke depan juga akan diperluas untuk memberikan perlindungan kepada pekerja rentan dan masyarakat miskin ekstrem.
“Kami berkomitmen terus memperluas cakupan perlindungan tenaga kerja melalui penguatan regulasi, kolaborasi lintas sektor, serta inovasi pembiayaan agar semakin banyak pekerja di Bulukumba yang memperoleh jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Andi Edy Manaf.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi dan Maluku, Suci Rahmat, mengatakan Jamsostek Award merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada pemerintah daerah, pemerintah desa, badan usaha, dan pelaku usaha yang menunjukkan komitmen, inovasi, serta kontribusi nyata dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan inisiatif Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PM), Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Ketenagakerjaan, dan BPJS Ketenagakerjaan yang telah diselenggarakan sejak 2017.
Pada penyelenggaraan tahun 2026 yang merupakan tahun kesembilan, penghargaan tersebut resmi menggunakan nama Jamsostek Award, yang sebelumnya dikenal sebagai Paritrana Award.
“Tujuan utama Jamsostek Award adalah meningkatkan awareness dan peran aktif pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota hingga pemerintah desa dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk bagi pekerja miskin dan tidak mampu,” kata Suci Rahmat.
Ia menambahkan, penghargaan tersebut juga bertujuan meningkatkan kepatuhan dan kepedulian pemberi kerja terhadap kewajiban melindungi pekerjanya serta mendorong kepedulian terhadap pekerja rentan di lingkungan sekitar.
“Melalui Jamsostek Award, kami ingin memperluas manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus mencegah munculnya kemiskinan baru akibat risiko kecelakaan kerja maupun meninggalnya pencari nafkah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Suci Rahmat menegaskan bahwa Jamsostek Award menjadi salah satu instrumen untuk mendorong pemerintah daerah semakin serius mewujudkan Universal Coverage Jamsostek. Melalui proses penilaian tersebut, setiap daerah didorong menghadirkan regulasi, inovasi pembiayaan, serta kolaborasi lintas sektor agar semakin banyak pekerja, khususnya pekerja rentan, memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Atas presentasi yang disampaikan, Pemerintah Kabupaten Bulukumba menerima penghargaan sebagai Nominator Jamsostek Award 2026, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan berbagai inovasi yang telah dilakukan dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di daerah.





Komentar (0)