Beirut (ANTARA) - Unit-unit Angkatan Darat Lebanon pada Selasa (21/7) mulai dikerahkan di Kota Zawtar al-Gharbiya di Lebanon selatan menyusul penarikan pasukan Israel dari wilayah tersebut, demikian disampaikan oleh seorang sumber keamanan Lebanon dan sejumlah saksi mata kepada Xinhua.
Sumber tersebut mengatakan bahwa penempatan pasukan ini merupakan bagian dari misi angkatan darat di wilayah selatan dan bertujuan untuk memperkuat kehadiran keamanannya, seraya menambahkan bahwa unit-unit militer telah mulai mengambil posisi di kota tersebut.
Komando Angkatan Darat Lebanon sebelumnya mengumumkan pada Senin (20/7) bahwa unit-unitnya terus melaksanakan misi di wilayah selatan, termasuk di kota Froun dan Srifa.
Dikatakan juga bahwa koordinasi sedang berlangsung dengan Kelompok Koordinasi Militer untuk Lebanon guna memfasilitasi penempatan pasukan.
Perkembangan ini terjadi dalam kerangka mekanisme koordinasi terkait pengaturan keamanan di Lebanon selatan, yang bertujuan untuk memperkuat peran tentara Lebanon di wilayah-wilayah yang telah ditinggalkan oleh pasukan Israel.
Sumber tersebut mengatakan bahwa penempatan pasukan ini merupakan bagian dari misi angkatan darat di wilayah selatan dan bertujuan untuk memperkuat kehadiran keamanannya, seraya menambahkan bahwa unit-unit militer telah mulai mengambil posisi di kota tersebut.
Komando Angkatan Darat Lebanon sebelumnya mengumumkan pada Senin (20/7) bahwa unit-unitnya terus melaksanakan misi di wilayah selatan, termasuk di kota Froun dan Srifa.
Dikatakan juga bahwa koordinasi sedang berlangsung dengan Kelompok Koordinasi Militer untuk Lebanon guna memfasilitasi penempatan pasukan.
Perkembangan ini terjadi dalam kerangka mekanisme koordinasi terkait pengaturan keamanan di Lebanon selatan, yang bertujuan untuk memperkuat peran tentara Lebanon di wilayah-wilayah yang telah ditinggalkan oleh pasukan Israel.






Komentar (0)