Rektor ITPLN Meluncurkan Buku Transisi Energi, Dorong Lahirnya Generasi Penjaga Bumi

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Rektor Institut Teknologi PLN (ITPLN), Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa meluncurkan buku berjudul Bumi yang Terjaga: Transisi Energi untuk Indonesia yang berkelanjutan di Jakarta Convention Center, Rabu (22/7).

Peluncuran buku tersebut menjadi bagian dari komitmen ITPLN dalam memperkuat pemahaman publik mengenai transisi energi.

BACA JUGA: Gandeng APITU, ITPLN Siapkan Ikatan Kerja, Sertifikasi, hingga Laboratorium Pendingin

Tidak hanya membahas perubahan teknologi, buku ini juga mengangkat isu keberlanjutan lingkungan, keadilan sosial, serta masa depan energi Indonesia.

Prof. Iwa menegaskan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab lebih besar daripada sekadar melahirkan lulusan dengan kemampuan teknis.

BACA JUGA: ITPLN Luluskan 424 Wisudawan, 20 Mahasiswa Raih Predikat Berprestasi

Menurutnya, institusi pendidikan juga harus membentuk generasi yang memahami dampak sosial dan ekologis dari setiap keputusan yang diambil.

“Tugas kami bukan hanya menghasilkan lulusan yang mampu menghitung daya atau merancang jaringan listrik. Tugas kami adalah membentuk penjaga bumi, generasi yang memahami dampak sosial dan ekologis dari setiap keputusan teknis yang mereka ambil,” ujar Prof. Iwa.

BACA JUGA: ITPLN Buka 150 Kursi Ikatan Kerja, Buruan Daftar

Buku Bumi yang Terjaga ditulis Prof. Iwa bersama dosen ITPLN, Rakhmadi Irfansyah Putra, S.Kom., MMSI.

Karya tersebut lahir dari kegelisahan terhadap masih terbatasnya referensi mengenai transisi energi yang komprehensif, tetapi tetap mudah dipahami oleh masyarakat luas.

"Gagasan penyusunan buku berawal dari diskusi sederhana mengenai kebutuhan akan bacaan yang dapat menjangkau berbagai kalangan," katanya.

Buku itu tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa teknik, tetapi juga pembuat kebijakan, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat umum yang ingin memahami arah perubahan sektor energi.

“Kami ingin menghadirkan buku yang tidak hanya menjelaskan apa itu transisi energi, tetapi juga mengapa isu ini penting dan apa peran setiap orang di dalamnya,” katanya.

Buku setebal sekitar 315 halaman tersebut disusun dengan dukungan lebih dari 150 referensi ilmiah.

Meski memiliki dasar akademik yang kuat, pembahasannya tetap menggunakan bahasa yang ringan dan mudah dipahami pembaca nonteknis.

Salah satu pesan utama dalam buku tersebut adalah bahwa transisi energi bukan sekadar mengganti energi fosil dengan energi terbarukan.

Transisi energi juga merupakan perubahan cara berpikir, perilaku, kebijakan, serta tata kelola pembangunan.

“Teknologi hanyalah alat. Arah penggunaannya tetap ditentukan manusia, kebijakan, nilai yang kita pegang, serta keberanian meninggalkan kenyamanan lama,” tegasnya.

Menurutnya, Indonesia memiliki posisi yang unik dalam perjalanan menuju energi berkelanjutan.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia termasuk wilayah yang rentan terhadap dampak perubahan iklim. 

Namun, di sisi lain, Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar, mulai dari tenaga surya, angin, air, panas bumi, hingga bioenergi.

Oleh karena itu, tantangan utama transisi energi bukan terletak pada minimnya sumber daya.

“Mari menjadi penjaga bumi bukan karena takut kehilangan dunia, tetapi karena mencintai kehidupan,” tambahnya.

Guru Besar Universitas Indonesia, Prof. Ir. Rinaldy Dalimi, M.Sc., Ph.D., memberikan apresiasi terhadap buku tersebut.

Menurutnya, Bumi yang Terjaga memperlihatkan perpaduan peran Prof. Iwa sebagai akademisi yang berpikir kritis dan pemimpin perguruan tinggi yang memahami proses perubahan.

“Saya melihat dua sosok dalam buku ini, yaitu akademisi yang berpikir kritis dan seorang manajer yang memahami bagaimana perubahan harus dijalankan,” katanya. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dies Natalis ke-28, PLN Targetkan ITPLN Tembus Level Internasional


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Mesyia Muhammad


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kalimat yang Diucapkan Orang Tua kepada Anak Sebelum Tidur, Simpel tapi Bermakna
• 21 menit lalu
0
thumb
Wali Kota Medan Kumpulkan Konsultan dan Dinas Terkait, Bahas Pelayanan PBG dan Tutup Celah Pungli
• 21 menit lalu
0
thumb
Nanik S Deyang Mengundurkan Diri dari Kepala BGN
• 10 jam lalu
0
thumb
Lemhannas Batal Kirim 25 Kepala Daerah ke Singapura, Pelatihan Diganti Daring
• 22 jam lalu
0
thumb
Fakultas Teknik UNM Pamerkan Beragam Inovasi dan Teknologi Terbaru di Pameran Pendidikan Dies Natalis ke-65
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.