Fakultas Teknik UNM Pamerkan Beragam Inovasi dan Teknologi Terbaru di Pameran Pendidikan Dies Natalis ke-65

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM) menampilkan beragam hasil riset, inovasi, dan teknologi terbaru dalam Pameran Pendidikan yang menjadi rangkaian Dies Natalis ke-65 UNM.

Pameran tersebut menjadi ajang bagi setiap fakultas dan lembaga memperkenalkan karya unggulan kepada masyarakat. Berlangsung di
Pelataran Menara Pinisi pada 20–22 Juli 2026.

Pameran pendidikan tersebut dipenuhi tenant dari seluruh fakultas yang berdiri berjajar dengan konsep pop-up store.

Masing-masing menampilkan identitas, program unggulan, hingga hasil penelitian dan inovasi yang telah dikembangkan dosen maupun mahasiswa.

Salah satu tenant yang ramai dikunjungi berasal dari Fakultas Teknik UNM. Beragam alat berbasis teknologi tepat guna hingga produk inovasi pangan dipamerkan sebagai bentuk kontribusi kampus dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Peneliti sekaligus Guru Besar Fakultas Teknik UNM, Prof. Dr. Ir. H. Bakhrani A. Rauf, M.T., IPU, ASEAN Eng menjelaskan, seluruh karya yang dipamerkan merupakan inovasi yang dirancang agar memiliki dampak nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan sektor pertanian maupun peternakan.

“Semua yang dipamerkan ini adalah karya inovatif Fakultas Teknik dan karya saya yang memang saya anggap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Salah satu inovasi yang menarik perhatian pengunjung ialah motor pembersih kotoran kandang puyuh bertenaga surya. Alat tersebut memanfaatkan solar cell sebagai sumber energi sehingga mampu membantu peternak membersihkan kandang secara otomatis tanpa harus dilakukan secara manual.

Menurut Prof Bakhrani, inovasi itu lahir dari keresahan melihat peternak puyuh yang selama ini masih kesulitan membersihkan kotoran kandang. Dengan sistem enam tingkat dan penggerak otomatis, proses pembersihan menjadi lebih cepat, efisien, serta ramah lingkungan karena menggunakan energi matahari.

Selain itu, ia melalui Fakultas Teknik juga menghadirkan alat penetas telur puyuh otomatis yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas peternak. Inovasi tersebut mampu menampung hingga 1.080 butir telur dalam enam rak penetasan.

Ia menjelaskan, alat tersebut memiliki sistem pengaturan suhu otomatis yang menjaga temperatur tetap stabil.

Rak penetasan juga bergerak secara otomatis sehingga proses pengeraman menyerupai kondisi alami, sementara sistem penyemprot air membantu menjaga kelembapan saat suhu meningkat.

“Dengan alat ini tingkat keberhasilan penetasan bisa mencapai sekitar 90 persen, jauh lebih tinggi dibanding cara konvensional yang umumnya hanya sekitar 60 persen,” katanya.

Karya-karya yang ditampilkan merupakan hasil penelitian dosen dan mahasiswa sejak semester ganjil hingga semester genap tahun akademik 2025.

“Sebagian besar inovasi sebelumnya telah dipresentasikan dalam berbagai forum ilmiah dan kini diperkenalkan lebih luas kepada masyarakat melalui Pameran Pendidikan UNM,” tuturnya.

Tidak hanya teknologi, delapan jurusan di Fakultas Teknik turut memamerkan hasil penelitian terapan di bidang pangan dan industri kreatif.

Berbagai produk olahan berbahan nabati maupun hewani dipamerkan sebagai hasil kolaborasi pembelajaran, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Dosen Program Studi Kepariwisataan Fakultas Teknik UNM, Dr. Widodo, mengatakan Program Studi Tata Boga menghadirkan kegiatan Cipta Karya Boga dengan mengusung sekitar 24 menu selama tiga hari pelaksanaan pameran.

“Setiap harinya, pengunjung dapat menikmati sembilan menu berbeda yang merupakan hasil kreativitas mahasiswa,” tuturnya.

Menurut Widodo, seluruh sajian tersebut dikembangkan oleh mahasiswa yang baru menyelesaikan program magang industri sehingga mampu mengombinasikan pengalaman di dunia usaha dengan inovasi kuliner berbasis akademik.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah menunjukkan kompetensi mahasiswa kepada masyarakat dan dunia industri,” ucapnya.

Kepala Laboratorium Jurusan Teknologi Pertanian Fakultas Teknik UNM, Nur Rahma, menampilkan sejumlah produk pangan inovatif hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Di antaranya teh herbal bunga telang berpadu jahe serta cokelat dengan berbagai varian, seperti kacang mete dan isian almond, yang dikembangkan bersama mitra binaan.

Melalui pameran ini, Fakultas Teknik UNM ingin menunjukkan bahwa hasil riset perguruan tinggi tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi mampu dihilirisasi menjadi teknologi dan produk yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat semangat inovasi dalam momentum Dies Natalis ke-65 Universitas Negeri Makassar.(wis)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Anggota Satgas Damai Cartenz Gugur Diserang OTK di Yahukimo, Papua
• 5 jam lalu
0
thumb
Live Streaming Timnas Voli Indonesia Vs Kamboja di Leg 2 SEA V Cup 2026
• 8 jam lalu
0
thumb
Identitas Dokter Koas Meninggal di Penginapan Metro Lampung, Alumni FKUI asal Kalteng
• 1 menit lalu
0
thumb
[FULL] Menkeu Purbaya Laporkan APBN Defisit Rp196,5 Triliun hingga Juni 2026
• 22 jam lalu
0
thumb
BGN: Pengurangan anggaran MBG tajamkan penerima manfaat
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.