Pemkot Jakpus Bongkar 150 Bangli dan Lapak di Bantaran Kali Petamburan

eranasional.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat menertibkan 150 bangunan liar dan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang bantaran Kanal Banjir Barat (BKB) Jatipinggir, Petamburan, Tanah Abang pada Rabu 22 Juli 2026.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Suprayogi mengatakan bahwa penertiban ini merupakan bagian dari program untuk menata kawasan tersebut menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) terpadu.

“Hari ini adalah penertiban dalam rangka penataan ruang terbuka hijau kawasan Jatipinggir masuk Kelurahan Petamburan. Ada 150 bangunan liar dan lapak – lapak pedagang dibongkar. Dan ini sudah disosialisasikan melalui forum grup diskusi tahun lalu, sekitar bulan Oktober sampai dengan November, tiga kali pelaksanaan,” ujar Suprayogie kepada wartawan di lokasi, Rabu 22 Juli 2026.

Menurutnya, area yang ditertibkan membentang sejauh lebih dari satu kilometer di sepanjang sisi Jalan Petamburan.

“Panjang keseluruhan lahan mencapai 1.021 meter, dan pengerjaannya akan dieksekusi secara bertahap. Nanti dibagi tiga segmen, ada tiga lokasi,” ucapnya.

Adapun bangunan yang terdampak sebagian besar didominasi oleh fasilitas lingkungan umum dan area komersil milik pedagang.

“Ada Lokasi Penampungan Sementara (LPS), ada Bale Warga, ada sebagian fungsi beberapa pos. Kurang lebih kalau bangunannya yang dipakai yang besar-besar ya, ada sekitar 7 atau 8 kalau nggak salah. Rumah tinggal enggak ada,” kata Suprayogie.

Sementara itu, Kasudin Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Pusat, Mila Ananda, mengatakan kegiatan pengembalian fungsi jalur hijau ini direncanakan menjadi ruang publik terbuka bagi warga.

“Sepanjanh sepadan sungai itu sebenarnya merupakan jalur hijau seharusnya. Dalam tahun ini Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat punya rencana untuk kegiatan penataan di sepadan sungai BKB tepatnya di kawasan Jatipinggir, dari ujung rel sampai dengan menuju ke Museum Tekstil,” ucap Mila.

Nantinya, lokasi tersebut akan disulap dengan berbagai fasilitas mumpuni yang dapat dimanfaatkan masyarakat luas, mulai dari trek lari atau jogging track, taman bermain anak, lapangan olahraga, hingga sebuah bangunan serbaguna semi-permanen.

“Ruang serbaguna bertingkat yang bentukannya semi permanen ini bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar. Kan seperti diketahui bahwa di sekitar sini pemukiman padat. Mereka punya ruang di rumahnya sempit. Jadi ketika mereka punya hajat itu bisa menggunakan ruang serbaguna,” jelas Mila.

Menurut Mila, RTH ini nantinya juga akan memiliki daya tarik tersendiri yaitu pemandangan gedung-gedung pencakar langit Jakarta.

Pasalnya, area di sisi Kali Jatipinggir ini memiliki akses pemandangan pamgsung ke pusat kawasan perkantoran Jakarta Pusat.

“Selain ruang serbaguna, tentu ini kita punya potensi city view yang merupakan ciri khas dari Kota Jakarta Pusat khususnya. Nah, itu akan dieksplor supaya bisa menjadi ikon di Jakarta Pusat,” ungkapnya.

Mila juga memastikan nantinya hak-hak warga dan pedagang asli Petamburan tidak akan diabaikan setelah pembongkaran. Bagi para pedagang kaki lima, para pedagang akan difasilitasi tempat baru agar bisa kembali berdagang di lokasi yang lebih rapi dan tertata dengan konsep bangunan kontainer.

“Yang terdampak untuk diutamakan untuk warga Petamburan, itu akan dikurasi dagangannya dan akan ditempatkan nanti ddi bangunan kontainer bertingkat, di bagian atasnya itu tempat kuliner,” ujar Mila.

Namun, kata Mila, karena terbatasnya kapasitas penampungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemkot Jakartw Pusat berharap adanya kerja sama dan suntikan dana dari sektor swasta.

“Kami berharapnya ada Corporate Social Responsibility (CSR) yang bisa mengakomodir atau memfasilitasi pengembangan kawasan kuliner tadi,” ucap dia.

Proses pembongkaran lahan ini ditargetkan rampung sepenuhnya dalam kurun waktu kurang lebih satu pekan.

Usai lahan diratakan, Sudin Tamhut akan langsung mengebut pengerjaan fisik RTH dan ditargetkan selesai pada November 2026 mendatang. [SF]

Reporter: Tian


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polres Sampang Amankan Sopir Bus Terduga Pelaku Pelecehan Terhadap Penumpang
• 5 jam lalu
0
thumb
AS Habiskan Rp610 Triliun untuk Perang Iran, Pentagon Minta Dana Darurat Jelang Pemilu Paruh Waktu
• 6 jam lalu
0
thumb
Inisiatif Beyond2020 dari Zayed Sustainability Prize Memperkuat Ketahanan Layanan Kesehatan bagi Lebih dari 200.000 Orang di India
• 11 jam lalu
0
thumb
BGN Kenalkan 5 Deputi Baru, Sukseskan Perbaikan Tata Kelola MBG
• 15 jam lalu
0
thumb
Presiden Prabowo Mengingatkan Perwira TNI-Polri Menjaga Integritas dan Tidak Menyalahgunakan Jabatan
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.