JAKARTA, KOMPAS.com - Dodo Hidayat (65), korban pencurian sepeda motor di Pasar Rebo, Jakarta Timur, mengaku resah setelah motornya yang diparkir di halaman rumah hilang pada Selasa (21/7/2026).
Dodo menjelaskan, selama 20 tahun tinggal di kawasan tersebut, baru kali ini terjadi kasus pencurian sepeda motor.
Ia juga mengaku terkejut karena empat sepeda motor hilang dalam waktu yang bersamaan.
Baca juga: 4 Motor Digasak dalam Semalam di Pasar Rebo Jaktim, Saksi Sebut Pelaku Ada 8 Orang
"Ya saya yakin emang udah digambar sebelumnya udah pasti. Enggak mungkin secara maling dadakan tiba-tiba langsung ngambil motor, itu saya enggak yakin," kata Dodo saat ditemui, Rabu (22/7/2026).
Dodo menjelaskan, tidak sedikit warga yang memarkirkan kendaraan di halaman rumah.
Bahkan, sebagian besar warga juga memasang pengaman tambahan pada kendaraannya.
Ia mengaku sejak membeli motor empat tahun lalu selalu memarkirkannya di halaman rumah dan tidak pernah memasukkannya ke dalam rumah.
Baca juga: Ditangkap di Lampung, Spesialis Curanmor Bersenpi di Jaksel Ditembak karena Melawan
"Ya harapan saya sih untuk kepolisian segera minimal bisa segera menangkap pelakunya. Segera ditindak secara hukum yang berlaku di Indonesia gitu biar jera. Gitu, harapan kami semua begitu," tuturnya.
Hal tersebut lantaran Dodo mengaku kasian karena korban yang kehilangan motor ada pengemudi ojek online.
Sebelumnya, Dodo menduga pelaku yang mencuri motornya berjumlah lebih dari empat orang.
Ia menjelaskan, berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), hanya terlihat tiga orang yang beraksi.
Baca juga: Warga Tangkap Pelaku Curanmor yang Bawa Airsoft Gun di Tanjung Priok Jakut
Namun, salah seorang saksi mata mengaku melihat sekitar delapan orang membawa sejumlah sepeda motor, termasuk motor milik Dodo, di Jalan Haji Hasan sekitar pukul 03.40 WIB.
"Mungkin memencar lewat jalan lain. Kan enggak mungkin jam segitu rombongan sekian orang mencurigakan kalau ketemu orang. Mungkin dalam firasat saya itu jalannya berbeda-beda, berpencar gitu loh kemungkinan," tutur Dodo.
Dodo menjelaskan, pencurian itu pertama kali diketahui ketika salah seorang penghuni kontrakan mendapati sepeda motor yang terparkir di halaman rumah sudah tidak ada pada Selasa sekitar pukul 04.00 WIB.
Baca juga: Motor Mahasiswa dengan Ciri Ini Jadi Incaran Curanmor di Tangsel
Saat itu, Dodo mengaku belum menyadari bahwa sepeda motor Honda PCX miliknya juga ikut dicuri. Ia baru mengetahui motornya hilang setelah terbangun.
"Semua empat. Motor saya kan satu PCX. Terus yang tiga biji yang di kontrakan Bu Rahmat motor Beat semua di situ. Kena semua," tutur Dodo
Setelah mengetahui kejadian tersebut, Dodo bersama warga segera mencari rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi sebagai bahan laporan ke kepolisian.
Baca juga: Ada Riwayat Teror Curanmor, Lokasi KKN Mahasiswa di Lumajang Dialihkan ke Desa Wisata
Ia juga menjelaskan, dirinya telah membuat laporan polisi terkait hilangnya empat sepeda motor dalam satu malam.
"Kira-kira jam sudah agak siangan dari polisi, kelurahan hadir ke sini, Pak RT sama warga ramai, itu pada minta keterangan, kesaksian gimana kronologinya pencurian tersebut," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang





Komentar (0)