TQA Alwi Hamu Matangkan Santri Lewat Tasmi 5 Juz, Langkah Awal Cetak Hafiz Al-Qur’an

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di TQA Alwi Hamu, Jalan Kapten Pierre Tendean, Makassar, Rabu (22/7/2026). Selama hampir enam jam, sejak pukul 09.00 Wita hingga menjelang Salat Asar, seorang santri bernama Syekh Mubarak mengikuti Tasmi’ Bil Ghoib kategori 5 juz.

Suasana berlangsung khidmat. Syekh Mubarak memperdengarkan hafalannya disaksikan langsung Ketua Pembina Yayasan Alwi Hamu Indonesia, HM Agus Salim Alwi Hamu, bersama jajaran pengurus yayasan dan tamu undangan.

Bagi TQA Alwi Hamu, tasmi’ bukan sekadar ajang menunjukkan kemampuan menghafal Al-Qur’an. Kegiatan itu menjadi proses penting untuk memastikan kualitas hafalan santri sebelum memasuki tahapan evaluasi akhir.

Ketua Pembina Yayasan Alwi Hamu Indonesia, HM Agus Salim Alwi Hamu, mengatakan tasmi’ yang dilaksanakan merupakan bagian dari praujian agar para santri benar-benar siap menghadapi ujian sima’an.

“Ini sebenarnya adalah pra ujiannya. Ujian simaannya nanti tanggal 28. Karena itu saya minta anak-anak yang akan mengikuti sima’an agar lebih fokus, memperbanyak murajaah dan mengurangi aktivitas yang bisa mengganggu konsentrasi hafalan,” katanya.

Ia juga mengingatkan para santri agar tidak merasa gugup ketika menyetorkan hafalan di hadapan para penguji. Menurutnya, seluruh pembina dan pengurus hadir sebagai orang tua yang ingin melihat keberhasilan para santri.

Semangat serupa juga disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kota Makassar, Hasan menilai kegiatan sima’an Al-Qur’an menjadi ikhtiar mulia dalam melahirkan generasi Qurani sekaligus menghadirkan keberkahan bagi masyarakat.

“Banggalah anak-anakku sekalian. Kehadiran kalian dalam pembelajaran Al-Qur’an menjadi sebab turunnya rahmat Allah. Jangan pernah merasa perjuangan menghafal Al-Qur’an itu sia-sia,” tuturnya.

Ia menambahkan, hafalan Al-Qur’an tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi modal besar bagi masa depan para santri. Menurutnya, saat ini banyak perguruan tinggi telah membuka jalur beasiswa bagi penghafal Al-Qur’an karena dinilai memiliki kemampuan akademik yang baik.

“Orang yang mampu menghafal Al-Qur’an memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Hafalan Al-Qur’an bisa menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan, bahkan membuka peluang memperoleh beasiswa maupun belajar ke luar negeri,” katanya.

Sementara itu, penanggung jawab Kurikulum Pendidikan Al-Qur’an TQA Alwi Hamu, Mohammad Naim, menjelaskan pembinaan hafalan di lembaga tersebut menggunakan sistem target yang terukur. Untuk mencapai target tersebut, setiap santri diwajibkan menyetor hafalan satu halaman setiap hari sehingga dalam satu bulan dapat menyelesaikan satu juz.

Ia mengungkapkan, proses menghafal hingga mencapai lima juz rata-rata membutuhkan waktu sekitar sembilan bulan. Hingga saat ini sudah ada tiga santri yang berhasil menuntaskan hafalan lima juz.

Menurut Naim, tantangan terbesar bukan terletak pada kemampuan menghafal, melainkan membiasakan santri menjalani disiplin jadwal harian di rumah tahfiz.

“Kebanyakan tantangannya di awal adalah membiasakan diri dengan jadwal menghafal. Tetapi kalau sudah berjalan sekitar satu tahun biasanya mereka mulai terbiasa,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kota Makassar, yakni Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Hasan Pinang, Penata Layanan Operasional Hj. Darmiati, S.Pd., serta Fatma, S.Ag. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan Kemenag Kota Makassar terhadap pembinaan tahfiz Al-Qur’an dan penguatan eksistensi lembaga pendidikan Al-Qur’an di Kota Makassar.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pakar Hukum Sebut Penyidik Polri Tak Perlu Izin Presiden untuk Periksa Jampidsus
• 4 jam lalu
0
thumb
Fajar/Fikri Atasi Adangan Wakil Tuan Rumah untuk Pertahankan Gelar China Open
• 1 jam lalu
0
thumb
Apakah 23 Juli 2026 Hari Anak Nasional Libur? Ini Jadwal Menurut SKB 3 Menteri
• 23 jam lalu
0
thumb
BPBD Aceh Barat Terus Padamkan Karhutla yang Meluas hingga 12,5 Hektare di Empat Kecamatan
• 2 jam lalu
0
thumb
Prabowo Terbitkan Keppres Pejabat Kejagung: Kuntadi Isi Posisi Jampidsus
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.