Gus Yahya Terima Kunjungan Menkeu Purbaya, Bahas Penguatan Kolaborasi PBNU-Pemerintah

jpnn.com
6 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menerima kunjungan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa guna memperluas komitmen kolaborasi program nasional yang telah berjalan sejak akhir 2022.

PBNU memastikan kesiapan instrumen organisasinya untuk menyukseskan berbagai kebijakan fiskal dan sosial pemerintah langsung di tengah masyarakat.

BACA JUGA: Utang Pemerintah Tembus Rp 8.000 Triliun, Menkeu Purbaya: Masih Aman

"Kami diskusi banyak hal, yang intinya adalah bahwa pertama, NU memiliki jaringan struktur organisasi yang bisa kami tawarkan sebagai channel untuk menghantarkan agenda-agenda nasional pemerintah ke masyarakat," kata Ketua Umum (Ketum) PBNU Yahya Cholil Staquf di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Rabu.

Gus Yahya, sapaan akrabnya, mengungkapkan kolaborasi antara PBNU dengan pemerintah telah berlangsung sejak akhir 2022 silam, dengan hasil yang bisa diukur salah satunya melalui berbagai program seperti Gerakan Keluarga Maslahat dan lain sebagainya.

BACA JUGA: Sudah Diputuskan, Menkeu Purbaya Sebut Pengambilalihan KCIC Tinggal Tunggu Administrasi

Selanjutnya, ia menyebut audiensi ini dilakukan sebab NU saat ini juga sudah mulai membuka peluang investasi bisnis dengan berbagai entitas internasional.

"Kami tadi mengkonsultasikan dengan Pak Menteri Keuangan terkait regulasi, terkait channel-channel yang harus kami akses, dan apa saja norma-norma yang harus diikuti dalam soal investasi," ujarnya.

BACA JUGA: Pakar dan Menkeu Purbaya Apresiasi Waka DPR RI Sari Yuliati Terkait Kunjungan ke AS

Gus Yahya menekankan segala yang dilakukan oleh PBNU dalam hal ini untuk kemaslahatan umat dan negara.

"Alhamdulillah, Pak Menteri membuka diri untuk membantu NU dalam hal ini, karena apapun NU dalam semua yang dikerjakan tidak ada tujuan selain untuk membantu negara dan masyarakat," ucap Ketum PBNU.

Gus Yahya berharap nantinya hal ini akan disambut baik dengan berbagai inisiatif-inisiatif pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat.

Sementara itu, Menkeu Purbaya menyebut pihaknya merespons positif terkait berbagai potensi kerja sama antara PBNU dan pemerintah, terutama terkait hilirisasi dan industrialisasi.

"Kalau pemerintah bisa bantu itu, saya pikir akan bagus, sehingga proyeknya bisa berjalan lebih lancar. Tadi untuk ide-ide investasi kita akan pelajari, kalau memang bisa berjalan sesuai dengan pattern yang ada dan terkendali, kita akan support apa yang dilakukan (atau) diinisiasi oleh NU," tutur Purbaya Yudhi Sadewa.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BGN Umumkan 5 Pejabat Baru, Ada Sestama hingga Deputi
• 20 jam lalu
0
thumb
Amanat Prabowo di Acara Pelantikan Perwira Remaja TNI-Polri: Jangan Ada Loyalitas Korps Sempit
• 8 jam lalu
0
thumb
Luka Modric Menolak Pensiun, Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2027
• 12 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Dunia Hari Ini Diramal Menguat, Simak Proyeksi dan Faktornya
• 7 jam lalu
0
thumb
SMA Labschool Kebayoran Borong Grand Prix di Festival Internasional Paris 2026
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.