jpnn.com - JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) memperkenalkan lima pejabat baru, mulai dari sekretaris utama hingga deputi, guna menyuksskan perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan bahwa dengan penggantian pejabat tersebut, maka setiap rupiah yang dikelola untuk anggaran MBG dapat dikelola secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel.
BACA JUGA: Krisis Anggaran Angkutan Pelayaran Perintis di NTT Mengancam Program MBG & KDMP
"Kemarin sore kami menerima keputusan yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto mengenai pengangkatan para deputi di lingkungan BGN. Tentu kami sangat senang karena BGN membutuhkan tim yang kuat untuk bersama-sama memperbaiki kelembagaan BGN sekaligus menyempurnakan Program MBG," kata Agustina di Jakarta, Selasa (21/7).
Adapun kelima pejabat yang baru dilantik sebagai pimpinan tinggi madya itu ialah yaitu Lili Familia, Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea, Ketut Sumedana, Zainuri, dan Mariman Darto.
BACA JUGA: Anwar Abbas Minta Prabowo Tegas Tangani Kasus Eks Jampidsus dan MBG
Lili dilantik sebagai Sekretaris Utama BGN.
Sebelumnya, dia merupakan Kepala Biro Umum dan Keuangan BGN.
BACA JUGA: Di Depan Komisi IX DPR, Wakil Kepala BGN Minta Maaf Soal Tunggakan Rp 1,6 Triliun ke Mitra MBG
Lili berasal dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan pengalaman sekitar 32 tahun, khususnya di lingkungan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).
Kemudian, Prima selaku Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN.
Dia merupakan seorang dokter dengan gelar Magister Kesehatan Masyarakat dan berasal dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dengan keahlian di bidang epidemiologi, imunisasi, dan penanggulangan penyakit menular.
Lalu, Ketut Sumedana selaku Deputi bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN. Ketut memiliki pengalaman lebih dari 28 tahun di Kejaksaan Agung (Kejagung) dan juga bergelar doktor ilmu hukum, untuk mengawasi berbagai persoalan di lapangan, termasuk dugaan keracunan atau penyimpangan lainnya.
Adapun Zainuri selaku Deputi bidang Penyediaan dan Penyaluran BGN, sebelumnya memiliki pengalaman sebagai Kepala Biro Keuangan di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta punya sertifikasi Certified Fraud Examiner (CFE), dan lainnya, termasuk di bidang pengadaan barang dan jasa.
Lalu, Mariman Darto selaku Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN, sebelumnya merupakan Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Latar belakangnya di bidang ekonomi, perencanaan, serta kebijakan publik. Pengalaman di bidang kebijakan publik itu penting karena menjadi jembatan antara konsep besar dan implementasi di lapangan. (antara/jpnn)
Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : JPNN.com





Komentar (0)