MAKASSAR, iNews.id - Dua jenazah yang diduga merupakan korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), tiba di Makassar pada Rabu (22/7/2026) pagi. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulsel segera melakukan proses identifikasi untuk memastikan identitas kedua korban.
Kapal KN SAR Kamajaya yang membawa dua kantong jenazah bersandar di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar pukul 06.30 Wita.
Setibanya di dermaga, jenazah langsung dipindahkan ke ambulans oleh petugas Basarnas, TNI, Polri dan Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel untuk dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar.
Kedua jenazah ditemukan tim SAR gabungan di lokasi yang berbeda dalam operasi pencarian hari ketujuh dan kedelapan. Satu jenazah ditemukan di perairan Pulau Pamulikang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, sedangkan satu jenazah lainnya ditemukan di perairan timur Pulau Sanana Besar, Maluku Utara.
Baca Juga:Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUNDi RS Bhayangkara Makassar, kedua jenazah akan menjalani pemeriksaan forensik guna memastikan identitas. Proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan sidik jari, gigi serta pencocokan data antemortem yang telah dikumpulkan dari keluarga korban.
Sebelum identifikasi dimulai, Tim DVI telah menghimpun data antemortem dari keluarga seluruh korban, baik yang baru ditemukan maupun yang telah dievakuasi sebelumnya. Data tersebut menjadi acuan dalam proses pencocokan identitas.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Haris mengatakan bahwa kondisi jenazah yang telah lama berada di laut membuat identifikasi secara visual tidak memungkinkan dilakukan.
"Kalau kondisi jenazah masih utuh, bisa kita lihat rapi kalau yang didapat sudah hancur atau berupa potongan tubuh biasanya bisa diketahui dari pemeriksaan forensik dan DNA," ujar Kombes Haris.
Akibat kondisi tersebut, tim forensik hingga kini belum dapat memastikan jenis kelamin kedua jenazah. Seluruh proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh untuk memperoleh kepastian identitas sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.
Baca Juga:Kecelakaan Mobil Bos Travel Hilang Kendali Hantam Pohon di Bangkalan, 2 Orang TewasSementara itu, tim SAR gabungan resmi memperpanjang operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa selama tiga hari. Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan koordinasi dan evaluasi bersama pemerintah daerah serta seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian.
#sulsel





Komentar (0)