Menteri luar negeri Quad tegaskan kembali hubungan ASEAN

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Tokyo (ANTARA) - Jepang, Amerika Serikat, Australia, dan India pada Rabu menegaskan kembali komitmen mereka untuk kerja sama yang lebih erat dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), sebagai upaya untuk mengimbangi pengaruh China yang semakin besar di kawasan tersebut.

Dalam siaran pers bersama yang dikeluarkan setelah pertemuan mereka di Manila, para menteri luar negeri kelompok Quad mengatakan bahwa mereka tetap berkomitmen pada keberhasilan jangka panjang ASEAN serta memperluas kerja sama dengan blok tersebut dan negara-negara anggotanya sebagai "mitra strategis komprehensif."

Untuk mendukung implementasi Pandangan ASEAN tentang Indo-Pasifik, yang bertujuan guna mempromosikan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran, para menteri juga membahas peningkatan kerja sama dalam "keamanan maritim dan transnasional, kemakmuran dan keamanan ekonomi, teknologi kritis dan yang sedang berkembang, serta bantuan kemanusiaan dan tanggap darurat."

"Kami bersatu dalam keyakinan kami bahwa perdamaian dan stabilitas di wilayah maritim Indo-Pasifik mendukung keamanan dan kemakmuran kawasan," kata para menteri.

Pertemuan tersebut berlangsung kurang dari dua bulan setelah pertemuan menteri luar negeri Quad sebelumnya di New Delhi pada akhir Mei 2026, yang menggarisbawahi dorongan diplomatik baru oleh keempat negara tersebut.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio telah menyatakan sejak September 2024 terkait minat untuk mengadakan KTT pemimpin Quad pertama sebelum akhir tahun, dan persiapan untuk pertemuan tersebut diperkirakan akan dipercepat.

Meskipun Quad bukan aliansi keamanan formal, kelompok itu secara luas dipandang sebagai penyeimbang terhadap pengaruh China yang semakin besar di Indo-Pasifik.

Namun, Beijing mengkritik kelompok tersebut sebagai upaya untuk membangun koalisi yang bertujuan untuk membendung China.

KTT pemimpin Quad yang direncanakan di India tahun lalu dibatalkan setelah hubungan AS-India memburuk karena pembelian minyak mentah Rusia oleh New Delhi karena Moskow sedang berperang di Ukraina.

Sumber: Kyodo

Baca juga: Indonesia minta ASEAN tingkatkan kesiapsiagaan hadapi krisis global


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Breaking News! Nanik Sudaryati Deyang Mundur dari Kepala BGN
• 12 jam lalu
0
thumb
Mendagri Tito Hadiri Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri di Istana Merdeka
• 26 menit lalu
0
thumb
PLN Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau Indonesia-Singapura
• 5 jam lalu
0
thumb
Women’s Active Living Festival 2026 Segera Hadir, Persembahkan Lebih dari 20 Kelas Wellness dan Lifestyle
• 9 jam lalu
0
thumb
CapCut Hadir di MyTelkomsel, Dukung Kreator Konten Lebih Produktif
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.