Situasi Sudah Genting, Amerika-China Akhirnya Mau Duduk Bareng

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Presiden China Xi Jinping memperlihatkan suasana kompleks bersejarah Zhongnanhai kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump usai pembicaraan mengenai perdagangan, Taiwan, dan Iran, Jumat (15/5/2026). (REUTERS/Evan Vucci/Pool)

Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS) dan China yang menjadi rival sejati dikabarkan akan melakukan pertemuan untuk membahas AI. Agenda itu rencananya dilakukan pada September mendatang.

Lima orang sumber yang dikutip Reuters menyebutkan pembicaraan kedua negara akan terjadi sebelum kunjungan presiden China Xi Jinping ke AS pada 24 September 2026 mendatang.


Pertemuan dilakukan untuk mengurangi risiko di tengah kekhawatiran kemampuan canggih pada model AI di masing-masing negara. Kedua negara mempertimbangkan mengatur model AI canggih tersebut.

Empat sumber mengatakan pembicaraan bulan September nanti akan dipimpin AS oleh Menteri Keuangan Scott Bessent. Sementara tiga sumber menyebutkan peserta lain dari dua negara, agenda dan lokasi diskusi masih dalam pertimbangan.

Pilihan Redaksi
  • 11 Update Perang Timur Tengah: China-Rusia Bantu Iran Lawan AS
  • Mata Uang Asia Beda Arah: Ringgit-Rupiah Loyo, Tapi Won Tetap Kuat

Para sumber mencatat rencana pertemuan ini masih dalam persiapan pada tahap awal.

Belum ada tanggapan lebih lanjut dari pihak AS maupun China terkait laporan tersebut.

Sementara Bessent tidak langsung mengonfirmasi kabar itu. Dia hanya mengatakan adanya kekhawatiran soal hak kekayaan intelektual, serta perlu adanya aturan dan standar pada model-model AI.

"Kami menemukan tanda air pada model bahasa besar AS pada banyak model buatan China dan itu tidak bisa diterima," kata Bessent saat wawancara dengan Fox Business Network, dikutip dari Reuters, Rabu (22/7/2026).

"Kami akan menyelidiknya dalam beberapa hari atau minggu ke depan," dia menambahkan.

Baik AS dan China kini mendominasi perkembangan AI di dunia. Sejumlah model populer berasal dari kedua negara dan telah banyak digunakan oleh masyarakat dunia.

Namun kedua negara juga berupaya untuk saling mengalahkan dominasi lawannya. AS diketahui getol membatasi ekspor beberapa chip AI canggihnya ke China.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video:Kalah Dari Malaysia-Singapura, Ini PR RI Perkuat Kedaulatan Data

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pengakuan Pelatih Bali United Hadapi Timnas Indonesia di Laga Uji Coba Jelang Piala AFF 2026
• 5 jam lalu
0
thumb
Heboh Video Viral Menkeu Purbaya Sambangi Pengobatan Alternatif di Sukoharjo Spesialis Saraf, Ada Apa?
• 20 jam lalu
0
thumb
Tak Tunggu Waktu Lama, Istana Ungkap Sosok Pengganti Ketua BGN Nanik S. Deyang
• 4 jam lalu
0
thumb
Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 5 Km
• 7 jam lalu
0
thumb
UB Kirim 25 Dosen Terbaik ke Papua dan Sulawesi Barat, Siap Sukseskan Ekspedisi Patriot 2026
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.